Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Dongkrak Penjualan Perta-Series dengan Program Reward

17 Oktober 2019, 15: 54: 30 WIB | editor : Wijayanto

DIMINATI: Sejumlah pengendara motor antre di SPBU Jemursari. PT Pertamina (Persero) MOR V terus berupaya meningkatkan penggunaan bahan bakar non subsidi seperti perta-series.

DIMINATI: Sejumlah pengendara motor antre di SPBU Jemursari. PT Pertamina (Persero) MOR V terus berupaya meningkatkan penggunaan bahan bakar non subsidi seperti perta-series. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) V terus berupaya meningkatkan penggunaan bahan bakar non subsidi seperti perta-series (pertalite, pertamax, pertamax turbo, dan pertamina dex) serta dexlite kepada masyarakat.

Hingga kini pengunaan bahan bakar perta-series di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Bali mengalami kenaikan. “Konsumsi rata-rata perta-series sudah mencapai angka 65 persen dari total konsumi gasoline,” ungkap Asst. Manager Dealership & General Adm MOR V Diah Ayu Nofitasari.

Diah menyebut, salah satu penyebab peningkatan konsumsi bahan bakar adalah hadirnya program reward untuk konsumen loyal produk-produk dari Pertamina. Seperti program BEP, misalnya.

Program nasional yang mulai diselenggarakan sejak Agustus 2018 ini menuai antusiasme tinggi dari para konsumen. “Program BEP sendiri memang menjadi salah satu faktor naiknya penggunaan bahan bakar khususnya perta-series,” tambah Diah.

Selain itu, program tiga periode ini juga merupakan bentuk apresiasi terhadap kesetiaan konsumen di era modern seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital. “Tidak hanya bagi konsumen setia pengguna bahan bakar non subsidi saja. Namun juga konsumen LPG di antaranya bright gas ukuran 3 kilogram (kg), 5,5 kg, dan 12 kg, elpiji 12 kg, serta bright gas can, juga pelumas,” terangnya.

Ke depannya, melalui program seperti BEP, pihaknya juga sekaligus mengedukasi masyarakat untuk dapat selalu menggunakan bahan bakar yang sesuai spesifikasi kendaraan bermotornya. “Dengan menggunakan bahan bakar yang sesuai, tak hanya bikin mesin awet tapi juga dapat berkontribusi kepada lingkungan untuk menjadi lebih baik”, ujarnya.

Sementara itu, terkait persiapan menjelang akhir tahun 2019, Pejabat Sementara (Pjs) Unit Manager Communication & CSR MOR V Ghalihaji Wahada Hadipranata menerangkan, pihaknya tetap mengikuti penugasan pemerintah dalam hal penyaluran bahan bakar. “Yang pasti, Pertamina MOR V yang membawahi wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara selalu siap mendukung setiap kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pola menjelang akhir tahun yang mana memiliki dua momen besar akan sama persiapannya dengan hari-hari besar lainnya. “Kami memproyeksikan bakal ada kenaikan kurang lebih 5 hingga 10 persen,” ungkapnya. (rul/nur)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia