Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya
Jelang Kualifikasi AFC Cup 2020

Hadapi China, Timnas U-19 Ingin Pelajari Permainan Tim Asia Timur

17 Oktober 2019, 14: 58: 45 WIB | editor : Wijayanto

UJICOBA: Pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini (kiri) dan pelatih Tiongkok U-19 Cheng Yoodong.

UJICOBA: Pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini (kiri) dan pelatih Tiongkok U-19 Cheng Yoodong. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya  - Pelatih Timnas U-19 Fachri Husaini  berharap Timnas China U-19 memberikan tekanan saat laga uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya,  Kamis (17/10).

Alasan memilih uji coba dengan Timnas China, kata Fachri, karena selama ini Timnas Indonesia U-19 belum pernah uji coba dengan tim dari Asia Timur. Selain itu, karena di dalam Grup K Kualifikasi AFC CUP 2020, Timnas Indonesia dalam satu grup dengan Timnas Korea Utara yang kurang lebih kerakter permainannya sama dengan China.

"Kami berharap di laga uji coba besok, melawan China ini, mereka juga memberikan tekanan kepada kami agar kami bisa tahu kesiapan Timnas U-19 sebelum kami tampil di kualifikasi AFC CUP 2020 pada tangal 6, 8, dan10 November nanti," ujar Fachri dalam konferensi pers di Surabaya.

"Karena kami tidak pernah uji coba dengan tim-tim Asia Timur. Karena dalam grup kulifikasi AFC nanti ada tim Korea Utara. Saya berharap kami bisa belajar dari China. Karena saya yakin, gaya main China dan Korea Utara tidak jauh berbeda," katanya.

Menurut Fachri dalam setiap uji coba dia hanya ingin melihat sampai sejauh mana persiapan U-19. Kesiapan tim ini setelah memulai latihan selama dua minggu. "Kami ingin mengukur sampai seberapa bagus hasil latihan, dan sampai seberapa bagus para pemain menerima program-program latihan," katanya.

Dalam uji coba ini, Fachri membawa 26 pemain termasuk Andre yang baru pulih dari cedera. Tapi, saat uji coba melawan China di Bali berikutnya, Fachri ingin mengurangi 3 pemain agar bisa fokus.

"Andre mulai sembuh. Tentu tidak mudah dengan Andre setelah operasi. Pemain baru juga kami panggil. Sekarang 26 pemain, setelah uji coba melawan China di Bali nanti mungkin kami akan mengurangi 3 pemain agar lebih fokus," katanya.

Sementara itu, Yaodong Cheng Pelatih Tim Nasional (Timnas) China U-19, mengatakan sudah mengamati permainan Timnas U-19 di beberapa uji coba. Dia berharap baik Timnas Indonesia maupun China bisa saling belajar dalam uji coba besok. "Kami sudah pernah melihat permainan Indonesia. Kami berharap kedua tim bisa saling belajar," katanya.

Setelah bertanding di Gelora Bung Tomo, kedua tim kembali akan saling berhadapan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (20/10). (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia