Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Angkat Batik Khas Suroboyo yang Sarat Nilai Historis dan Budaya

17 Oktober 2019, 14: 19: 12 WIB | editor : Wijayanto

FASHION WEEK: Dua orang model berjalan diatas catwalk dengan busana tema Tropical Hype Couple, dalam Surabaya Fashion Week yang digelar di Grand City Mall Surabaya.

FASHION WEEK: Dua orang model berjalan diatas catwalk dengan busana tema Tropical Hype Couple, dalam Surabaya Fashion Week yang digelar di Grand City Mall Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Busana karya UKM Binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tampil menjadi show pembuka dalam Surabaya Fashion Week 2019 hari pertama di Grand City Mall Surabaya, Rabu (16/10).

Ada 16 koleksi yang hadir dalam balutan busana hijau dan hitam. Di mana materialnya menggunakan kain batik asli Kota Surabaya. Dengan motif khas seperti terung, semanggi, jarak, suroboyo serta sirip. 

Cahya Budi Saptono, salah satu UKM Binaan Pemkot Surabaya menyebutkan, Surabaya memang baru dalam hal perbatikan. Oleh karenanya, Surabaya belum memiliki motif dan pakem khas. Hanya saja, beberapa tahun terakhir beberapa motif mulai dikembangkan. Yang inspirasinya disesuaikan dengan landscape, dinamisme dan kekayaan kota Surabaya. "Jadi ada motif-motif di atas yang kesemuanya memiliki nilai historis dan budaya di Surabaya," ujarnya. 

Batik Surabaya, lanjut Cahya, memiliki ciri khas warna hijau. Karena disesuaikan dengan landscape Kota Surabaya yang memiliki banyak taman. Yang diwujudkan ke dalam batik cap. Melalui fashion show perdana ini, Cahya juga kawan-kawan UKM binaan pemkot ingin memperkenalkan batik khas Kota Surabaya kepada masyarakat.

Dalam gelaran fashion ini, masing-masing UMKM dipercayai untuk mendesain satu busana sesuai karakter masing-masing. Tak hanya mendesain, bahkan proses pembuatan batiknya pun dikerjakan secara mandiri, atas bimbingan desainer asal Surabaya, salah satunya Alben Ayub Andal yang memberikan pendampingan di Rumah Batik Dolly. 

Berkesempatan melenggang setara desainer-desainer kondang lain, Cahya mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemkot Surabaya. Melalui ini, UMKM Surabaya dapat memperluas jaringan dan kompetensi. Tidak hanya memproduksi busana komersil dalam jumlah banyak. Namun juga menghadirkan busana yang khas dan layak melenggang dalam gelaran fashion show. (ism/nur)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia