Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Kanwil Kemenkumham Buka Layanan Imigrasi di BG Junction

17 Oktober 2019, 13: 53: 47 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA  -  Kanwil Kemenkumham Jatim terus mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama pembuatan paspor. Kini mengurus pembuatan baru dan memperpanjang paspor bisa dilayani di mana pun. Tidak perlu melihat domisili sesuai KTP. Bahkan, kini ada beberapa mal sudah digandeng untuk membuka layanan paspor.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Susi Susilawati menyatakan bahwa bikin paspor harus sesuai KTP itu kuno. "Kami bahkan sudah buka Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Bojonegoro dan Probolinggo," kata Susi, usai peresmian Unit Layanan Paspor (ULP) di Mal BG Junction Surabaya.

Selain dua unit layanan paspor di dua kota tersebut, ada Unit Kantor Kemigrasian di Banyuwangi. Total unit dan kantor layanan paspor di Jatim ada delapan  kantor, termasuk di Malang, Kediri dan Madiun.

"Di Banyuwangi  itu di bawah Jember, kemudian di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Surabaya ada dua, di mal pelayanan publik dan di sini (BG Junction), ada dualagi dibawah Kanim Perak itu di Atom dan di Lenmarc ada lima berarti, kemudian ada UKK 1 dan sekarang sedang persiapan UKK 2 berarti delapan," urai Susi.

Susi  memberikan apresiasi khusus kerja cepat Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tanjung Perak I Surabaya yang mendekatkan layanan ke mal. Ini terobosan, sehingga masyarakat nyaman bikin paspor di mana pun. Sebab makin hari makin meningkat permohonan paspor tersebut.

"Kalau dulu setiap urus paspor banyak pungli. Sekarang sistem terbangun dengan baik dan masalah bergeser sulitnya mendapat antrean mengurus paspor. Maklum sehari dibatasi 300 kuota, tapi pendaftar melebihi kuota sehingga berebut," kata Susi.

Setiap hari di setiap Unit Layanan Paspor selalu didatangi lebih dari seratus pemohon.

Paspor ini paling banyak diurus untuk bepergian umrah, turk, bekerja dan menempuh pendidikan. Makin banyaknya pemohon paspor artinya ekonomi warga meningkat.

Atas pembukaan Unit Layanan Paspor di Mal BG Junction itu mendapat apresiasi khusus Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Agus Widyarta. "Hampir tidak ada komplain soal layanan paspor selama ini. Hanya perlu dicek apakah betul kuota 300 per hari itu riil," kata Agus.

Kepala Unit Pelayanan Paspor BG Junction yang juga Kasi Infokim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, RA Tyas Kristyaningrum menyebut belum memberlakukan antrean online.

"Secepatnya kami akan menyesuaikan antrean online di BG Junction," kata Tyas.(gin/rak)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia