Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Cemburu Istri Dibonceng Pria Lain, Istri Dihantam Batu Paving

17 Oktober 2019, 13: 29: 14 WIB | editor : Wijayanto

DITANGKAP: Pelaku Sauri Wayuh (kanan) diamankan bersama barang bukti handphone milik istrinya yang sempat dibawa kabur.

DITANGKAP: Pelaku Sauri Wayuh (kanan) diamankan bersama barang bukti handphone milik istrinya yang sempat dibawa kabur. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi. Jika sehari sebelumnya seorang istri dibakar hidup-hidup, kali ini seorang istri dihantam batu paving block. Pelakunya adalah Sauri Wayuh, warga Jalan Tambak Wedi Tengah Surabaya. Dia tega memukulkan batu paving ke istrinya dengan alasan cemburu.

Pelaku asal Kaliurang Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Malang ini menganiaya istri sirinya bernama, Suharti, 44.  Dari data yang dihimpun, kasus penganiayaan bermula saat korban yang merupakan istri siri pelaku baru pulang dari Kediri. Korban waktu itu bersama dengan laki-laki lain.

Mengetahui hal itu, pelaku naik pitam lantaran cemburu dan berujung cekcok. Saat di dalam rumah Jalan Tambak Wedi Tengah  Surabaya, cekcok itu akhirnya berujung penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi pada Sabtu (5/10) sekitar pukul 20.00 WIB. “Dugaan dipicu rasa cemburu ketika korban pulang dari Kediri bersama dengan laki-laki lain,” ujar Dimas Ferry.

Saat cemburu dan tak kuat menahan emosi itu, akhirnya pelaku tega melakukan penganiayaan. Korban yang tak terima akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi. Mendapat laporan, polisi menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan.

Dugaan sementara, korban cemburu dan emosi yang berujung \penganiayaan dengan memukul batu paving ke kepala korban berkali-kali.

Usai kejadian itu, pelaku kabur dengan membawa handphone korban. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap saat berada di rumah kakaknya di Jalan Sarangan Malang. 

Atas perbuatannya, kini pelaku dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. (rus/rud) 

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia