Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Razia Warkop di Raya Duduksampeyan, Tiga Pramusaji Diamankan

17 Oktober 2019, 13: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

TERJARING RAZIA: Anggota Satpol PP membawa para pramusaji yang terjaring razia di warung remang - remang di sepanjang Jalan Duduksampeyan.

TERJARING RAZIA: Anggota Satpol PP membawa para pramusaji yang terjaring razia di warung remang - remang di sepanjang Jalan Duduksampeyan. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Untuk menertibkan wilayah Kabupaten Gresik dari bisnis prostitusi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik gencar menggelar razia warung remang-remang yang ada di beberapa wilayah.

Kali ini, razia menyasar warung remang-remang di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan. Hasilnya, petugas mengamankan beberapa pramusaji seksi yang ada di warkop.

Kepala Dinas satpol PP Gresik Abu Hassan mengatakan, dalam razia tersebut, Satpol PP mengamankan tiga orang pramusaji warkop yang diduga menjual minuman keras (miras).

"Tiga orang pramusaji itu berasal dari Lamongan dan Bojonegoro. Mereka diamankan karena tidak mempunyai KTP," katanya.

Ia menjelaskan, operasi ini sesuai dengan Perda nomor 22 tahun 2004 dan Perda nomor 19 tahun 2004. Penertiban tersebut bertujuan untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan peredaran miras dan prostitusi yang berkedok warung kopi. "Selama ini keberadaan mereka membuat resah warga Gresik," tukasnya.

Rencananya, usai pemeriksaan di Puskesmas Alun-alun, para pramusaji ini akan dipulangkan dengan lebih dulu membuat surat pernyataan. "Untuk memastikan kondisi kesehatan dan adanya dugaan sebagai pekerja seks komersial, para pramusaji ini dibawa ke puskesmas," ungkapnya.

"Untuk melihat apakah ada yang mengidap penyakit HIV atau tidak. Kalau sehat ya dipulangkan," ujarnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia