Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Sajam Terjatuh, Dua Maling Motor Lari Tunggang Langgang

17 Oktober 2019, 12: 44: 48 WIB | editor : Wijayanto

SEPI: Sepeda motor Honda Beat yang nyaris dicuri di depan rumah korban.

SEPI: Sepeda motor Honda Beat yang nyaris dicuri di depan rumah korban. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Aksi pencurian yang terjadi rumah milik Angga Rizaldi, warga Jalan Jati Putih No 41 RT 06 RW 06 berhasil digagalkan. Dua komplotan pencuri lari tunggang langgang setelah aksinya dipergoki tetangga korban. Dua pencuri yang masih berusia remaja itu berniat mencuri dua sepeda motor yakni sebuah Honda Beat warna putih nopol W 3290 KH dan Honda Scoppy W 3931 BD.

Korban pencurian Angga Rizaldi menuturkan, pencurian terjadi sekitar pukul 14.00. Saat peristiwa berada di dalam rumah bersama keluarganya. Sepeda motornya terparkir di luar pintu pagar.

Beruntung, komplotan pencuri beraksi ada tetangganya yang akrab disapa Ambon memergoki aksi kedua pelaku. Seketika itu meneriaki pelaku. “Saat itu teman saya baru pulang kuliah dan melihat ada dua orang duduk di depan rumah. Curiga akhirnya gerak-gerik keduanya diamati dari dalam rumahnya,” ujarnya.

Melihat pelaku mulai mengutak atik lubang kunci motor miliknya, rekannya berteriak maling  dengan keras. Warga keluar semua dari rumah. Mendengar teriakan itu, kedua pelaku lari tunggang langgang. “Kunci T dan sajam mereka, yakni pisau kecil milik terjatuh,” kata Angga.

Tak mau kehilangan jejak beberapa warga sempat mengejar pelaku yang lari ke arah jalan raya. Upaya itu gagal lantaran pelaku memacu motornya dengan kencang. “Sempat dikejar oleh warga namun kehilangan jejak,” imbuhnya. Kini pasca kejadian tersebut warga berencana meningkatkan pengawasannya dengan menggalakkan siskamling serta berencana menambah jumlah CCTV di lingkunganya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Suheri membenarkan peristiwa tersebut. Namun demikian diakuinya hingga berita ini ditulis korban belum melapor ke Polsek Manyar. “Sebagai bentuk perhatian pada masyarakat, kami merespon dengan mendatangi rumah korban sekaligus melakukan penyelidikan,” kata Suheri. (fir/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia