Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Distribusi Seragam Pramuka SMP Rampung

16 Oktober 2019, 19: 24: 11 WIB | editor : Wijayanto

SIAP DIBAGIKAN: Usai sekolah SMP,Dispendik mengirimkan seragam pramuka ke sekolah SD melalui kecamatan.

SIAP DIBAGIKAN: Usai sekolah SMP,Dispendik mengirimkan seragam pramuka ke sekolah SD melalui kecamatan. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Seragam pramuka telah selesai dibagikan ke setiap sekolah, pada Senin (14/10) lalu. Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkab Gresik berjanji akan merampungkan pembagian untuk siswa SD dalam minggu ini.

Kabid Managemen Pendidikan Dispendik Pemkab Gresik Suwono mengatakan seragam pramuka, khususnya untuk siswa SMP sudah diserahkan ke sekolah masing-masing. Tak komplain kekurangan dari sekolah terkait seragam tersebut.

“Kalau ada yang kurang bisa segera melapor supaya dilakukan pengecekan data yang dikirim. Seragam itu sudah dibungkus kardus setiap sekolah, jadi kami tak tahu jumlahnya sesuai data atau tidak,” ungkapnya.

Dikatakannya, meski siswa SMP sudah kelar, untuk siswa SD, seragam itu baru didistribusikan hari ini. Pihaknya sengaja mendistribusikan dua gelombang agar proses pengawasan dan pembagian tak rancu. “Sehingga saat ini, kami fokus membagikan ke sekolah SD,” terangnya.

Menurut Suwono, pihaknya berharap agar pembagian seragam pertama ini bisa selesai dalam minggu ini. Sehingga masih ada waktu melapor untuk sekolah jika ada kekurangan dalam pembagian seragam itu. “Selanjutnya kami akan mengawal seragam lain yang hingga kini masih dalam proses,” tandasnya.  

Saat ini rekanan baru bisa menyelesaikan satu seragam pramuka. Sedangkan merah putih atau putih biru belum. Kontrak pengerjaan seragam itu berbeda, tak bisa bersamaan. “Baik yang putih biru atau putih merah sudah proses. Bulan ini kami minta agar diselesaikan sehingga bisa segera dibagikan,” pungkasnya.

Diketahui, Dispendik menyiapkan 10.400 potong kain untuk siswa SD. Yakni kain putih merah dan pramuka. Sedangkan untuk SMP disiapkan 7.000 potong kain berupa putih biru dan pramuka.

Sebelumnya, proses lelang pengadaan kain seragam itu memang tidak lancar. Pemenang lelang ternyata tidak siap dan akhirnya mengundurkan diri. Sebagai catatan, pembagian kain seragam gratis oleh Dispendik ini tidak pernah tepat waktu. Misalnya tahun 2018 lalu. Kain baru dibagikan di akhir semester.

Tahun sebelumnya juga bernasib sama. Karena itu, anggota dewan sempat mengusulkan agar pengadaan kain gratis dilakukan sekolah masing-masing melalui Bosda. Dispendik mengaku masih sanggup. (yua/han)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia