Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Ditolak Warga, Polres Serahkan Pembunuh Mantu ke Dinas Sosial

16 Oktober 2019, 19: 18: 00 WIB | editor : Wijayanto

DIKAWAL: Anggota Satreskrim Polres Gresik saat mendampingi Suwoto (kiri) periksa kejiwaan di RS Bahayangkara Polda Jatim.

DIKAWAL: Anggota Satreskrim Polres Gresik saat mendampingi Suwoto (kiri) periksa kejiwaan di RS Bahayangkara Polda Jatim. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK – Polres Gresik bakal menyerahkan Suwoto, 56, pembunuh anak mantunya sendiri kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik. Pasalnya, warga Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, itu ditolak warga kembali ke desanya. Warga takut gangguan kejiwaannya muncul hingga menyebabkan kasus pembunuhan terulang.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, berdasarkan hasil tes medis kejiwaan yang dilakukan di RS Bhayangkara Polda Jatim, pelaku memang mengalami gangguan jiwa dan akalnya kurang sehat.

“Proses hukum biar majelis hakim memutuskan. Yang dilakukan penyidik adalah mengumpulkan seluruh alat bukti terkait dengan kasus ini," ujar AKBP Kusworo Wibowo.

Dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinsos sesegera mungkin. "Polres Gresik akan melihat hasil kesehatan kejiwaan pelaku. Seandainya diperlukan perawatan kami tetap berkordinasi dengan instansi terkait," imbuhnya.

Seperti diberitakan Suwoto dengan tega membacok anak menantunya, Erna, 47, dengan celurit hingga tewas. Selain membunuh korban, pelaku juga membacok istrinya sendiri Kamsinga, 54, hingga mengalami luka parah.

Untuk melumpuhkan Suwoto, petugas terpaksa menembak paha pelaku karena membawa sabit sebelum akhirnya pelaku berhasil diamankan. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia