Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Isi Jabatan, Pemkab Sidoarjo Gelar Uji Kompetensi Pejabat

16 Oktober 2019, 15: 06: 46 WIB | editor : Wijayanto

TES: Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (kiri) berbincang dengan Kadisnaker Fenny Apridawati di sela Penilaian Kompetensi Teknis Pejabat Pimpinan Tertinggi Pratama, Selasa (15/10).

TES: Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (kiri) berbincang dengan Kadisnaker Fenny Apridawati di sela Penilaian Kompetensi Teknis Pejabat Pimpinan Tertinggi Pratama, Selasa (15/10). (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo menggelar penilaian kompetensi teknis pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Selasa (15/10). 

Sebanyak 29 dari 31 total pejabat mengikuti penilaian tersebut. Tiga orang berhalangan hadir. Mereka adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ari Suryono sedang berada di Jepang, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Handajani yang izin, serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Djoko Supriyadi yang sedang menjalankan ibadah umrah. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Ahmad Zaini menegaskan hasil penilaian kompetensi ini akan digunakan sebagai bahan rekomendasi panitia seleksi pejabat eselon dua.

Setidaknya ada empat dinas yang saat ini mengalami kekosongan jabatan. Yakni Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,  Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Menyusul kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang kepala dinasnya pensiun per Oktober ini.  

Hasil penilaian tersebut akan diketahui empat hari ke depan. Kompetensi teknis akan menjadi data base manajerial BKD. Data tersebut mempermudah mencari referensi bagi panitia seleksi (pansel) eselon dua untuk mengisi jabatan kepala dinas yang kosong. 

“Sehari target mengkoreksi delapan, yang tidak hadir, bisa menyusul,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo. 

Zaini mengatakan, paling cepat seleksi digelar November. Untuk sementara, posisi jabatan kosong akan diisi kepala dinas lain. Caranya dengan rotasi atau menggeser jabatan.

Dia mencontohkan Bappeda. Lantaran OPD itu sangat penting, pemkab akan merotasi kepala dinas lain ke Bappeda. Zaini mengatakan pemkab kemungkinan hanya merotasi dua kepala dinas. Untuk mengisi pos dua dinas lain, pemkab tetap menggelar seleksi. "Yang sangat mendesak saja. Seperti Bappeda atau Diskominfo," jelasnya.

Kepala BKD Ridho Prasetyo menyampaikan bahwa program percepatan reformasi birokrasi salah satu diantaranya adalah program sistem mutasi dan promosi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara terbuka.  Pelaksanaan sistem secara terbuka yang dilakukan melalui pengisian jabatan secara kompetitif dengan didasarkan kepada sistem merit. 

Dengan sistem tersebut maka pengisian jabatan didasarkan pada kebijakan dan manajemen ASN yang dilakukan sesuai dengan kualifikasi kompetensi kinerja secara adil dan wajar. 

Sejalan dengan hal ini, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam sambutannya mengingatkan pada seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dimana kompetensi menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan karir yang meliputi tiga hal yakni kompetensi manajerial teknisi dan kultural kompetensi yang diukur melalui kegiatan asessment.

“Penilaian kompetensi  adalah bagian dari mengukur kompetensi para pejabat semua khususnya berkaitan dengan kompetensi teknis,” pungkasnya. (rpp/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia