Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Melawat ke Jerman, Risma Bicara Kota Layak Anak di Forum UNICEF

16 Oktober 2019, 14: 55: 39 WIB | editor : Wijayanto

INSPIRATIF: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berada di ruang kerjanya, Senin (14/10).

INSPIRATIF: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berada di ruang kerjanya, Senin (14/10). (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini selama tiga hari akan melakukan kunjungan kerja ke Jerman pada (15/10) hingga (17/10).  Dalam lawatannya ke Jerman, Risma akan menjadi pembicara di forum United Nations Emergancy Childrens Fund (UNICEF)-Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang bertajuk Child Friendly Cities Summit.

Menurut Risma, dirinya akan menjadi pembicara tentang kota layak anak yang telah diterapkan dan diraih oleh kota Surabaya dan pemenuhan gizi anak. “Aku itu cuma dua hari thok, jadi hari pertama aku datang, sorenya sudah bicara, besoknya itu sudah bicara lagi,” katanya.  

Risma mengaku siap untuk berbicara di forum Unicef yang diselenggarakan di Kota Cologne, Jerman. “Jadi aku bicara tentang kota layak anak, dan pemenuhan gizi anak. Aku ngomong opo ae wis siap (aku ngomong apa saja sudah siap), soale wis tak lakoni (karena sudah saya lakukan) kok itu,” ungkapnya. 

Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota Surabaya, Febri Adhitya Parajarata menjelaskan bahwa Wali Kota Risma akan menjadi pembicara di hari kedua pada Rabu (16/10) dalam sesi pleno Building Child Responsive Cities and Communities.

Forum tersebut akan dihadiri oleh berbagai perwakilan kepala daerah dari negara-negara di belahan dunia. Khusus Indonesia, hanya Kota Surabaya dan Surakarta yang mewakili forum internasional ini. Sebab kedua kota ini sudah diganjar Kota Layak Anak (KLA) oleh pemerintah pusat.

“Jadi, ini konferensi tingkat dunianya yang dihadiri oleh kota-kota layak anak. Di forum itu, Bu Wali akan menyampaikan konsep Kota Layak Anak versi Surabaya, mulai dari pembangunan sumber daya manusianya, pembangunan fisik dan berbagai strategi kota layak anak,” terangnya.

Selain menjadi pembicara, keesokan hari, Kamis (17/10), Wali Kota Risma akan bertemu dengan Regional Director for East Asia and the Pacific, Karin Hulshof. Pertemuan ini akan membahas tentang acara growing up urban seperti yang telah digelar di Kota Surabaya tahun 2018 silam.

“Bu Karin ini sudah berkali-kali ke Surabaya dan tahu betul bagaimana Bu Wali membangun Surabaya jadi kota layak anak, sehingga dia ingin meminta saran Bu Wali untuk menggelar acara serupa seperti yang telah digelar di Surabaya,” katanya.

Di samping itu semua, yang paling menarik dari kunjungan Risma ke Jerman adalah bersama-sama dengan salah satu anak berprestasi dari Surabaya, yaitu Bintang Aryananda. Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Surabaya itu dipilih mewakili Surabaya dan Indonesia setelah menjadi pemenang  foto terbaik saat mengikuti Workshop Fotografi Urban Growing Surabaya pada 5-9 Agustus 2019 lalu.

“Nanti, Bintang ini akan mengikuti forum yang semua pesertanya anak-anak dari perwakilan negara-negara. Bintang juga akan menggelar pameran fotografi yang dapat menggambarkan kota layak anak di Surabaya,” kata Febri. (rmt/jay)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia