Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Awas, Satpol PP Sidoarjo Akan Gusur Bangunan Liar di Wilayah Ini

15 Oktober 2019, 22: 19: 08 WIB | editor : Wijayanto

TERTIBKAN: Anggota Satpol PP Sidoarjo saat melakukan penertiban bangli beberapa waktu lalu.

TERTIBKAN: Anggota Satpol PP Sidoarjo saat melakukan penertiban bangli beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Kendati hingga saat ini Satpol PP hanya bisa melakukan cipta kondisi lantaran  keterbatasan anggaran, namun sejumlah rencana kerja sudah disiapkan. Salah satunya menyangkut penertiban. Tahun ini, Satpol PP berencana akan menuntaskan penertiban bangunan liar (Bangli) di sejumlah lokasi.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo Yani Setyawan mengatakan, tahun ini pihaknya berencana akan menuntaskan sejumlah bangli yang berada di sejumlah lokasi. Mulai dari kawasan Waru, Jalan Raya Candi hingga kawasan Arteri Porong. “Tahun depan kami masih akan lanjut lagi,” katanya kepada Radar Sidoarjo.

Yani menuturkan, penertiban bangli tersebut memang dilakukan secera bertahap. Menyesuaikan anggaran yang ada.

Bahkan untuk tahun depan, penertiban masih akan diperluas hingga ke kawasan barat Sidoarjo. Sasarannya masih sama, yaitu bangunan yang berdiri tanpa ada izin.

Biasanya, kata Yani, bangunan tersbut berdiri dengan berbagai macam usaha. Mulai dari warung kopi, warung makan hingga tukang tambal ban.

Besar kecil bangunan juga berpengaruh pada jenis usaha. Untuk itu, bangunan ilegal tersebut memang harus ditertibkan. “Seperti kawasan Krian itu kan juga banyak,” paparnya.

Bekas lahan setelah penertiban sendiri bisa dimanfaatkan untuk hal yang lain. Salah satu dijadikan sebagai lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Bahkan jika melihat penertiban yang dilakukan sebelumnya, seperti di kawasan Candi, bekas lahan tersebut kini sudah disulap menjadi RTH.

Pada dasarnya, kata Yani, seluruh wilayah di Sidoarjo akan ditertibkan. Baik di wilayah utara hingga selatan. Namun demikian, hal tersebut perlu bertahap. Sehingga pelaksanaannya dapat terus berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. “Tinggal melihat regulasi anggaran saja,” paparnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia