Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Razia di Raya Benjeng, 10 Kendaraan Tanpa Identitas Diamankan Polisi

15 Oktober 2019, 18: 16: 40 WIB | editor : Wijayanto

AMANKAN: Petugas kepolisian dan TNI menggelar razia di tempat hiburan dan kafe Cerme.

AMANKAN: Petugas kepolisian dan TNI menggelar razia di tempat hiburan dan kafe Cerme. (FAJAR YULI YANTO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Polisi melakukan razia di Jalan Raya Benjeng, Sabtu (12/10) malam. Jalan Raya itu dipilih menjadi lokasi razia karena merupakan alternatif menuju Mojokerto maupun Lamongan. “10 kendaraan tanpa surat-surat diamankan, “terang Kapolsek Cerme, AKP Iwan Hari Poerwanto.

Dikatakan, belasan sepeda motor tanpa identitas langsung diamankan Polsek bersama TNI dan Koramil. Mereka bersama-sama memberhentikan dan mengecek barang-barang yang dibawa para pengendara kendaraan roda empat maupun roda dua. Mereka diperiksa satu persatu kelengkapan surat kendaraan.

Kebanyakan para pengendara yang melintas itu di jalan tersebut tidak menggunakan helm. Jok kendaraan sepeda motor diperiksa antisipasi penyimpanan senjata tajam, maupun peredaran narkoba. “Tidak ada senjata tajam atau obat-obatan terlarang dalam razia yang digelar kurang dari dua jam itu,” katanya.

Para pemuda yang terjaring razia sempat bingung saat diminta menunjukkan kelengkapan surat-surat. Mereka bahkan menelepon orang tuanya agar membawakan STNK. Sementara itu, pihak Kecamatan Cerme juga melalukan operasi yustisi di sejumlah kafe di pinggir jalan. Kafe cukup ramai dikunjungi. Pengunjungnya tidak hanya dari wilayah Gresik bahkan luar kota hingga larut malam.

Melalui pengeras suara, petugas diminta mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Satu persatu para pengunjung kafe itu diminta menunjukkan KTP dan barang bawaan di dalam tas turut diperiksa. Bagian dapur turut diperiksa satu persatu. Hal ini guna memastikan tidak ada penjualan minuman keras (miras) di tempat kongkow tersebut.

Mereka yang tidak membawa KTP langsung dibawa menuju kantor Kecamatan Cerme untuk didata. Kebanyakan dari mereka adalah remaja tanggung. “Setelah didata banyak dibawah umur umurnya 15-16 banyak warga luar tidak membawa KTP. Sampai jam 23.00 WIB diamankan ke kecamatan. Setelah itu kami suruh keluarganya untuk ambil, biar keluarganya tahu terutama anak-anak di bawah umur, “terang Camat Cerme, Suyono.

Kapolsek Cerme AKP Iwan menambahkan, razia yang digelar malam itu merupakan agenda rutin bersama tiga pilar, Polsek, Koramil dan pemerintah kecamatan . “Kami tiga pilar di Kecamatan Cerme menggelar cipta kondisi secara rutin, tujuannya kawasan yang aman tenang menjelang pelantikan presiden,”ungkapnya. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia