Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Usai Atraksi di HUT Jatim, Peterjun Paramotor Nyangkut di Pohon

15 Oktober 2019, 00: 14: 43 WIB | editor : Wijayanto

SIAL: Petugas dari Linmas Kota Surabaya membantu menurunkan seorang peterjun yang tersangkut di pohon.

SIAL: Petugas dari Linmas Kota Surabaya membantu menurunkan seorang peterjun yang tersangkut di pohon. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Sepuluh peterjun paramotor unjuk kebolehan untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Provinsi Jawa Timur di atas Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu lalu (12/10). Namun, aksi para peterjun itu tidak semua berlangsung mulus. Salah seorang penerjun tersangkut di pepohonan di Jalan Tapak Siring, Tambaksari.

Peterjun bernama Daniel Dwi Yanto, 43, warga Ngawi, tersangkut di pohon gara-gara mesinnya bermasalah. Ia akhirnya memilih pepohonan untuk pendaratan darurat. Korban hanya syok usai kejadian.

Kabid Darlog BPB Linmas Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, warga sekitar langsung memberitahukan insiden tersebut. Evakuasi coba dilakukan, tapi sulit karena posisi korban berada di atas. Maka, BPD meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.

“Korban dievakuasi menggunakan Unit Bronto 30 meter. Kemudian diperiksa petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya,” katanya.

Daniel mengatakan, timnya take off dari Lapangan Pusdiklat Kenjeran. Ada 10 peterjun paramotor yang menuju ke Gedung Grahadi. Mereka melakukan beberapa formasi untuk memperingati HUT Ke-74 Jatim.

Usai formasi, mereka kembali bergerak hendak melakukan pendaratan di Lapangan PJKA Jalan Pacar Keling, Tambaksari.

Sembilan paramotor lain terus melaju menuju ke titik pendaratan yang sudah disepakati. Beda dengan Daniel, mesin paramotor yang digunakannya tiba-tiba rewel. Ia pun memilih menuju ke pepohonan di Jalan Tapak Siring, Tambaksari. “SOP-nya memang harus di pohon,” ujarnya.

Korban merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Ngawi. Ia datang dengan komunitas paramotor untuk mempersembahkan atraksi di Grahadi. Korban tidak mengalami luka sedikit pun.

Paramotor yang digunakan korban juga dievakuasi dan langsung dibawa oleh teman-temannya yang sudah mendarat dengan selamat. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia