Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo
Puskesmas Maju Jadi RS Tipe D

Sidoarjo Masih Butuh 45 Puskesmas Baru

13 Oktober 2019, 15: 07: 05 WIB | editor : Wijayanto

CEK: Kepala Dinkes Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman Sp.Pros (kiri) meninjau puskesmas Sedati.

CEK: Kepala Dinkes Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman Sp.Pros (kiri) meninjau puskesmas Sedati. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Kabupaten Sidoarjo dengan penduduk sebanyak 2,3 juta jiwa setidaknya membutuhkan 71 puskesmas. Tapi saat ini, Sidoarjo hanya memiliki 26 puskesmas. Itu artinya, Sidoarjo butuh 45 puskesmas baru. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman Sp.Pros menyampaikan proses pembangunan puskesmas ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk itu, pihaknya telah memiliki perencanaan penambahan puskesmas tersebut. 

Paling tidak, dalam satu tahun harus dapat membangun lima hingga enam puskesmas. Sementara itu, terkait kebutuhan biaya untuk satu puskesmasnya mencapai Rp 12 miliar.

Rencana penambahan puskesmas saat ini masih difokuskan untuk pembangunan puskesmas yang akan digantikan menjadi rumah sakit tipe D. Saat ini prospek yang disetujui ada di puskesmas Sedati. 

Perubahan puskesmas Sedati menjadi rumah sakit tipe D ini bukan berarti akan merobohkan bangunan puskesmas yang lama. “Tapi renovasi besar-besaran. Membangun rumah sakit di atas lahan puskesmas,” jelas Syaf. 

Tahun ini Dinkes sudah mengusulkan pembangunan puskesmas penggantinya. Sehingga puskesmas penggantinya harus dibangun terlebih dahulu, menyusul pembangunan rumah sakit tipe D nya. Puskesmas pengganti akan berdiri di lahan 780 meter persegi di sisi selatan puskesmas Sedati saat ini. 

Dia menjelaskan, pembangunan rumah sakit tipe D di Sedati akan memanfaatkan lahan yang cukup besar di sisi utara dan selatan. Syaf memastikan, tahun depan rumah sakit tersebut sudah mulai dibangun. 

Selain Sedati, puskesmas Sukodono masuk dalam perencanaan tahap satu pengubahan ke rumah sakit tipe D. Di tahap dua, tahun mendatang, disusul oleh puskesmas Tarik dan Waru. 

Syaf menambahkan, tahun depan Sidoarjo juga akan membangun tiga puskesmas baru. Di antaranya, puskesmas Krembung, puskesmas Desa Wonokasian Kecamatan Wonoayu, dan puskesmas Urangagung Sidoarjo Kota. 

Dengan pembangunan puskesmas ini, juga meningkatkan kebutuhan tenaga. Satu puskesmas paling tidak memiliki 40 pekerja. Empat di antaranya dokter umum. Dikorelasikan dengan kebutuhan puskesmas yang kurang 45 unit, sehingga Sidoarjo butuh 180 dokter umum lagi. (rpp/nis)

(sb/rpp/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia