Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Jelang Akhir Jabatan, Risma Lantik 82 Pejabat Pemkot

09 Oktober 2019, 18: 50: 59 WIB | editor : Wijayanto

PROMOSI: Para pejabat yang dilantik di Gedung Sawunggaling, Balai Kota Surabaya, Rabu (9/10).

PROMOSI: Para pejabat yang dilantik di Gedung Sawunggaling, Balai Kota Surabaya, Rabu (9/10). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Menjelang akhir masa jabatannya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melantik sebanyak 82 pejabat di Balai Kota Surabaya, Selasa (9/10). Dari 82 pejabat yang dilantik tersebut, sebanyak 53 orang mendapatkan promosi dan sisanya sebanyak 29 orang mengalami rotasi jabatan.

BERINTEGRITAS: Wali Kota Tri Rismaharini menyaksikan penandatanganan sumpah jabatan para pejabat.

BERINTEGRITAS: Wali Kota Tri Rismaharini menyaksikan penandatanganan sumpah jabatan para pejabat. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Dedik Irianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah mendapatkan promosi menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Kemudian M Fikser yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, mendapatkan promosi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sedangkan Kepala Bagian Humas dijabat Febri Adhitya, mantan ajudan wali kota dan pernah menjabat sebagai Kabid Sumber Daya Manusia di Satpol PP Kota Surabaya.

Risma memastikan bahwa para pejabat yang mendapatkan promosi jabatan merupakan pejabat yang sangat baik. Ia sadar bahwa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya sudah tinggal satu tahun, sehingga para pejabat yang baik dinaikkan jabatannya.

“Saya tinggal satu tahun, jadi kalau saya menaikkan para pejabat, mereka adalah yang terbaik. Kalau ada yang menyampaikan bahwa itu II.b baru, kenapa dilantik, karena selama ini dia sudah bekerja dengan sangat baik. Masuk ke pemkot pun merupakan yang terbaik,” jelas Risma dalam sambutannya.

Lebih lanjut Risma menegaskan bahwa dirinya tidak ingin dibilang mempromosikan para pejabat dengan dasar yang ngawur. Ia berharap ketika sudah tidak menjabat Wali Kota Surabaya, dirinya meninggalkan para pejabat yang mengerti dan tahu cara bekerja yang baik. “Saya ingin meninggalkan mereka yang mengerti dan tahu cara bekerja yang baik,” katanya.

Risma pun berharap kepada para pejabat yang baru dilantik untuk menjaga integritasnya. Menurutnya, jabatan merupakan kepercayaan Tuhan yang diamanahkan melalui tangannya.

“Saya berharap kepada pejabat yang baru dilantik, bisa menolong masyarakat tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Jadi, tolong berilah yang terbaik untuk warga kota Surabaya,” ujarnya. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia