Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
EZ yang Gugurkan Bayi dan Dibuang ke Sungai

Sering Diintimi Pacar, Namun Tak Pernah Diakui Kehamilannya

09 Oktober 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

PENYESALAN TELAT: EZ alias Eva menangis di pelukan ayahnya, Muslich alias Ulik.

PENYESALAN TELAT: EZ alias Eva menangis di pelukan ayahnya, Muslich alias Ulik. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tersangka EZ alias Eva yang juga ibu bayi malang yang dibuang di sungai mengatakan bahwa pacarnya, Afandi, tidak mengakui jika jabang bayi itu anaknya.

Eva kenal Afandi di tempat kerja. Mereka akhirnya berpacaran selama dua tahun. Selama itu pula mereka kerap berhubungan intim baik di rumah Eva maupun pacarnya.

Namun mengenai berapa kali melakukan, Eva lupa karena terlalu sering. Meski begitu, Afandi tidak mengakui jika janin yang dikandung Eva adalah anaknya.

“Ia (Afandi) tidak mengakui karena katanya setiap kali main tidak pernah mengeluarkannya (sperma) di dalam. Jadi, ia tidak mau mengakui itu anaknya,” ujar Eva perlahan.

Maka ketika Eva akhirnya hamil dan melahirkan anak, sang jabang bayi pun tidak ada yang mengakui. Bayi malang itu pun dibuang ke sungai oleh ayah Eva, yakni Muslich alias Ulik hingga akhirnya ditemukan warga.

Kapolsek Bubutan  AKP Priyanto mengatakan, setelah penemuan bayi di Kali Genteng, pihaknya memeriksa setiap rumah sakit. Hingga menemukan pasien yang mengalami pendarahan seperti baru melahirkan, tapi tidak tercatat telah melahirkan. Setelah mendapat datanya, akhirnya kasus ini pun terungkap. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia