Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Bank Jatim Targetkan DPK hingga Rp 61 Triliun Lampaui Target

08 Oktober 2019, 17: 53: 29 WIB | editor : Wijayanto

MENGHITUNG RUPIAH: Pegawai Bank Jatim sedang menunjukkan uang baru di kantornya. Bank Jatim menargetkan capaian dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 61 triiliun hingga akhir tahun 2019.

MENGHITUNG RUPIAH: Pegawai Bank Jatim sedang menunjukkan uang baru di kantornya. Bank Jatim menargetkan capaian dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 61 triiliun hingga akhir tahun 2019. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Perseroan Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menargetkan capaian dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 61 triiliun hingga akhir tahun 2019. Hingga Agustus lalu, kinerja pertumbuhan DPK bank plat merah ini telah tumbuh 18 persen. Angka tersebut melampaui target pertumbuhan yang dicanangkan sebesar 15 persen.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menyatakan, potensi pertumbuhan DPK masih sangat besar, mengingat luasnya pasar di Jawa Timur yang belum tergarap. “Untuk saat ini, sumber dana yang mendominasi DPK Bank Jatim masih dari giro dan tabungan. Secara persentasenya, giro umum sebesar 40 persen, tabungan 30 persen, dan deposito 30 persen,” ungkap Ferdian.

Padahal pihaknya mengharapkan jika proporsi komposisi antara giro umum dan tabungan masing-masing dapat mencapai besaran 40 persen. “DPK dari tabungan perlu dipacu pertumbuhannya. Idealnya komposisi DPK yakni giro umum 40 persen, tabungan 40 persen, dan deposito 20 persen,” jelasnya.

Untuk DPK dari tabungan, lanjut Ferdian, Bank Jatim akan terus memacu pertumbuhannya. Karena sifatnya lebih stabil sehingga untuk pemanfaatan dalam penyaluran kredit, menjadi lebih mudah.

Sementara itu, untuk mencapai target DPK Rp 61 triliun, Bank Jatim menggelar kegiatan-kegiatan yang dapat memacu pertumbuhan. Seperti kegiatan Gemerlap Hadiah Undian Simpeda 2019. Kegiatan tahunan ini kembali digelar di lima kabupaten/kota di Jatim. Antara lain Kabupaten Lumajang, Kota Malang, dan Kota Mojokerto.

“Sebagai tuan rumah kegiatan, Kota Mojokerto diikuti oleh delapan cabang. Yakni Cabang Mojokerto, Sumenep, Kangean, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Sidoarjo, dan Gresik. Masing-masing cabang memperebutkan hadiah dengan total sebesar Rp 12,65 miliar,” jelas Komisaris Utama Bank Jatim Akhmad Sukardi.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu bentuk apresiasi Bank Jatim terhadap para nasabah yang sudah loyal. Bank Jatim merilis selama semester I/2019 DPK tumbuh 17 persen year on year (YoY), yaitu sebesar Rp 57,93 triliun.

Pertumbuhan DPK yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat. Pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio  sebesar 69,62 persen (selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada di atas 65 persen). (rul/opi)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia