Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Hamil Tua, Suami Ketahuan Sudah Punya Istri Tua

08 Oktober 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Jangan, pokoknya jangan mudah percaya sama laki-laki. Apalagi kalau hanya tergoda iming-iming uang. Sekarang banyak hidung belang. Ngakunya bujang, rupanya sudah punya gandengan. Dan menjadikan Anda sebatas serepan. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin boleh menyesal sekarang. Harapannya jadi nyonya besar bos kayu, kandas sudah. Setelah tahu bahwa Donwori ternyata ngibul. Bilangnya masih bujang, rupanya ada tanggungan anak dan istri di pulau seberang.

"Nasi sudah menjadi bubur. Sudah kadung, Mbak. Meskipun mangkelno ya harus saya terima," ujar Karin di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A, beberapa hari lalu. 

Ia mantab untuk move on. Nguat-nguatne ati untuk bisa menghidupi anaknya yang masih bayi. Yang sudah ditinggal bapaknya pergi tanpa tanggung jawab. 

Di ruang tunggu yang kadang panas kadang semilir itu, Karin flashback bagaimana perkenalannya dengan Donwori hingga akhirnya jadi ngenes seperti ini. Katanya, perkenalannya instan saja. Ia didatangi Donwori saat makan di sebuah warung makan.

Kala itu kepada Karin, Donwori langsung nodong kenalan karena ingin mencari istri. Donwori juga mengenalkan diri sebagai pengusaha sukses kesepian yang ingin segera mendapat pasangan. 

Karin tidak pernah curiga tentang asal usul dan latar belakang Donwori. Apakah dia sudah punya istri, juga tak pernah terpikir. Ia positive thinking. Oh mungkin karena sudah umur makanya cepet-cepat ngajak nikah. Kalau jujur-jujuran, rasional Karin kala itu sudah dikaburkan dengan iming- iming harta. "Lha setiap kencan selalu beliin barang-barang. Dia juga maksa terus pengen ketemu ayah sama mama," lanjutnya. 

Singkat kata singkat cerita, akhirnya menikahlah keduanya. Kala itu, Donwori hanya membawa serta beberapa orang saja yang dia akui saudara dekat yang katanya, tinggal di Jawa. Alasannya tak membawa rombongan banyak semata karena jarak luar pulau yang jauh. 

Setelah menikah, beberapa bulan kemudian Karin hamil. Eh, ndilalah, di tengah hamilnya ini ia memergoki isi pesan perempuan di ponsel Donwori. Wanita itu menanyakan kabar suaminya yang tak lain tak bukan adalah Donwori. Dan nodong dengan serangkaian pertanyaan kapan pulang. Langsung, seketika itu hati Karin runtuh. 

Namun yang membuat kecewa adalah respons Donwori. Ketahuan punya istri bukanya minta maaf dan mencoba klarifikasi. Eh, dia main ngilang saja. Sampai sekarang. Sampai Karin tak tahan dan mengurus cerai sendirian.

"Wes terserah lah areke kabur.  Cuma satu ae permintaanku. Anakmu ini urusen. Kan pengusaha. Haruse gak susah nguripi anak siji maneh. Kirim-kirim rutin sebulan sekali, kek," pungkasnya. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia