Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kabur Usai Eksekusi, Joki Jambret Ditangkap Massa

07 Oktober 2019, 17: 18: 26 WIB | editor : Wijayanto

USAI DIMASSA: Tersangka SYP diantar driver ojol ke Polsek Genteng.

USAI DIMASSA: Tersangka SYP diantar driver ojol ke Polsek Genteng. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Hati-hati jika berjalan malam hari di kawasan sepi. Syamirah, 35, warga Jalan Ikan Tongkol, Perak Barat, Krembangan, Surabaya, menjadi korban jambret di Jalan Undaan Wetan, Surabaya.

Seorang pria yang berperan sebagai joki, SYP, 16, warga Dupak Bandarejo, Krembangan, sempat dihajar masyarakat di Jalan Undaan Wetan, Genteng, Surabaya. Beruntung polisi datang dan mengamankannya, sementara teman tersangka kabur.

Suami Syamirah mengatakan, saat itu ia berboncengan dengan istri dan dua anaknya. Mereka hendak pulang dengan memutar balik di depan ITC Mall. Malam itu belum ada tanda-tanda dirinya dikuntit. Sesampainya di depan Bank Mandiri, Undaan Wetan, tiba-tiba ada sepeda motor yang mendekatinya. "Saya dipepet dari kiri," katanya.

Nah, tersangka yang masih buron itu langsung menarik dompet milik Syamirah. Beruntung korban bisa mengendalikan laju kendaraannya dan tidak sampai jatuh. Ia mencoba mengejar kedua tersangka, tapi keburu kabur.

Sesampainya di depan Duta Ban, ia melihat ada kerumunan orang. Ternyata dua orang yang menjambret dirinya. "Satu orang lari, satu lagi dikepung massa karena kabur dengan menceburkan diri ke sungai. Dompet istri saya berisi uang Rp 400 ribu dibawa lari teman tersangka," tuturnya.

Tersangka yang diketahui berinisial SYP kemudian ditarik massa ke atas dan dihajar warga yang emosional. Beruntung saat kejadian tersangka diamankan anggota Reskrim Polsek Genteng yang datang ke lokasi. Tersangka lalu dibawa ke Mapolsek Genteng dengan luka di memar dan sobek di bagian wajah serta kepalanya.

Kapolsek Genteng AKP Anggi Saputra mengatakan, salah seorang tersangka yang berperan sebagai joki berhasil diamankan, sementara sang eksekutor melarikan diri. Pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut dan mengejar pelaku yang lolos dari kepungan massa.

"Mengenai lukanya, itu akibat tersangka jatuh dari sepeda motor. Sudah kami bawa ke RS Bhayangkara untuk perawatan," tuturnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia