Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Musim Kemarau, Dua Lahan Kosong Dilahap Api

05 Oktober 2019, 13: 12: 58 WIB | editor : Wijayanto

SEMAK BELUKAR: Petugas pemadam kebakaran saat melakukan upaya memadamkan api di lahan kosong.

SEMAK BELUKAR: Petugas pemadam kebakaran saat melakukan upaya memadamkan api di lahan kosong. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Pertama kebakaran di Desa Waru RT 03/RW 12, Kecamatan Waru. Kebakaran tersebut menimpa sebuah lahan kosong yang dipenuhi dengan ilalang dan semak belukar.

Berdasarkan informasi dari pusat pengendalian operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, kebakaran lahan tersebut terjadi sekitar pukul 14.05. Mendengar informasi itu, satu unit PMK Waru dikerahkan ke lokasi. Beruntung api dengan cepat dapat dipadamkan. "Tidak ada korban jiwa," kata petugas piket Pusdalops BPBD Sidoarjo, Aslam.

Sementara itu, kebakaran lahan kosong juga terjadi di Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo. Tepatnya di depan Rusunawa Bulu Sidokare Sidoarjo. Si jago merah juga melahap ilalang yang tumbuh di lahan kosong tersebut. Beberapa warga terlihat berkerumun di lokasi.

Petugas Pusdalops Anang menuturkan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.00. Mendengar laporan kebakaran itu,  empat unit PMK Buduran dikerahkan ke lokasi. Beruntung, 30 menit kemudian api berhasil dijinakkan. "Api cepat merembet karena ilalang kering mudah terbakar," ujarnya.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto menuturkan, kemarau diprediksi terjadi hingga akhir September lalu. Namun, 95 persen wilayah di Jawa Timur masih dilanda kekeringan panjang. Bahkan kekeringan tersebut bisa sampai berkategori ekstrem.

Dimana sebagian besar wilayah di Jatim tidak ada hujan selama 21 hari hingga 60 hari lebih. Dalam prakiraan BMKG, pada Oktober ini sebenarnya akan memasuki musim pancaroba. Dimana, potensi kebakaran hutan dan lahan masih sangat mungkin terjadi. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada. "Jangan menyulut api sembarangan, dikhawatirkan menjalar kemana-mana," ujarnya. (far/vga)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia