Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya
PLN Bangun Jaringan di TN Alas Purwo

Tak Lagi Gelap Gulita, Bisa Sehari Semalam Nikmati Listrik

04 Oktober 2019, 23: 18: 44 WIB | editor : Wijayanto

OKTOBER SELESAI: Manager Bagian Konstruksi PLN UP 3 Banyuwangi Syaifuddin(Kanan) dan Antoni Manager ULP PLN Muncar menunjuKkan progres pembangunan aliran listrik di Kawasan Wisata Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi.

OKTOBER SELESAI: Manager Bagian Konstruksi PLN UP 3 Banyuwangi Syaifuddin(Kanan) dan Antoni Manager ULP PLN Muncar menunjuKkan progres pembangunan aliran listrik di Kawasan Wisata Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. (ISMAUL CHOIRIYAH/RADAR SURABAYA)

Share this      

Jika biasanya di Taman Nasional Alas Purwo listrik para pedagang dan pelaku wisata di sana baru dinyalakan sekitar pukul 17.00, dan tak sampai tengah malam sudah dimatikan, kini kawasan tersebut tak akan gelap gulita lagi. Pasalnya, PLN tengah membangun aliran listrik di taman nasional tertua di Jawa Timur (Jatim) itu. Rencananya, pengerjaan ini akan selesai pada tanggal 27 Oktober mendatang. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

JARINGAN listrik ini akan membentang sepanjang 21,7 kilometer. Mulai dari exit sumber listrik hingga masuk ke taman nasional. Jaringan tersebut terdiri dari lima travo, yakni dua travo di G-land, masing-masing satu travo di Pancur, Tranggulasri dan Pura Luhur Giri Salaka. Daya totalnya 800 KVA, 500 KVA khusus berada di wisata Pantai G Land Alas Purwo. 

Manager Bagian Konstruksi PLN UP 3 Banyuwangi Syaifuddin mengatakan, pemasangan listrik ini sudah mulai pengerjaan sejak akhir bulan Agustus lalu. Dan saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen. "Jadi 27 Oktober nanti kita targetkan listrik sudah menyala di kawasan ini," ujarnya. 

Selama pengerjaan proyek ini dihadapkan beberapa tantangan. Di antaranya adalah kendala waktu pengerjaan yang tidak bisa lama. Karena lokasinya masuk ke dalam hutan, pekerja baru bisa memulai aktivitasnya siang dan harus kembali pada sore harinya. "Kami dipeseni untuk selesai sore, karena lokasinya berada dalam hutan, masih ada banyak hewan yang lalu lalang makanya kami harus hati-hati," ujarnya. 

Dengan adanya aliran listrik di Alas Purwo, maka para pedagang dan penyedia layanan pariwisata tidak lagi hanya bergantung dengan genset. Di mana sebelumnya, masyarakat menggunakan genset dengan daya 100 KV. 

"Dengan adanya listrik di Alas Purwo ini, saya harap nanti pedagang dan layanan wisata tidak bergantung pada genset. Sehingga mereka jika mau nambah daya untuk buat bangunan lagi untuk wisata, akan kita siapkan," ujar Antoni Manager ULP PLN Muncar. 

Kawasan Alas Purwo menjadi salah satu destinasi favorit mancanegara karena terdapat Pantai Plengkung atau lebih dikenal dengan nama G-Land yang sering jadi jujugan wisatawan untuk menikmati berselancar.

Selain itu, PLN juga memasang litrik desa di desa Sukamade yang juga menjadi jujukan wisata. Dengan panjang 16 kilometer dari titik exit sambungan. Rencananya, akan dipasang empat travo dengan daya 400 KVA untuk melayani listrik bagi 200 warga. (*/nur) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia