Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Inilah Nama-nama Anggota Komisi di DPRD Surabaya

04 Oktober 2019, 22: 57: 30 WIB | editor : Wijayanto

ALOT: Rapat paripurna pembentukan AKD di gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (1/10).

ALOT: Rapat paripurna pembentukan AKD di gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (1/10). (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Setelah sebulan lebih dilantik, DPRD Kota Surabaya akhirnya menetapkan alat kelengkapan dewan (AKD) dalam rapat paripurna, Selasa (1/10) lalu. AKD yang diumumkan terdiri atas empat komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD), dan Badan Kehormatan DPRD Surabaya.

"Nanti akan dilakukan rapat paripurna DPRD kedua kali untuk penetapan pimpinan Komisi A Bidang Pemerintahan, Komisi B Bidang Perekonomian, Komisi C Bidang Pembangunan, dan Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat," kata Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono.

Setelah itu, rapat ditutup dan dilanjutkan dengan pembahasan pemilihan pimpinan AKD di ruang komisi masing-masing. Agenda itu dilanjutkan dengan pengumuman Badan Musyawarah dan Badan Anggaran. "Demikian pula untuk penetapan pimpinan Badan Pembuat Perda dan Badan Kehormatan. Juga pengumuman personel Badan Musyawarah dan Badan Anggaran," ujar pria yang akrab disapa Awi itu.

Dia berharap seluruh wakil rakyat dapat mengaktifkan peran sebagai check and balance kepada pemkot. "Walaupun itu Pemkot Surabaya tetap harus diawasi, harus dikontrol, tapi sekaligus menjadi mitra yang produktif," katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat-Nasdem Herlina Harsono Njoto meminta pimpinan sidang untuk melakukan koreksi terkait jabatan ganda di AKD yang disandang Mahfudz dari Fraksi PKB. Herlina menilai susunan AKD tidak sesuai dengan PP No 12 Tahun 2018 maupun Tatib DPRD Nomor 1 Tahun 2018 pasal 32 yang menyebutkan bahwa pimpinan AKD tidak boleh merangkap pimpinan alat kelengkapan yang bersifat tetap lainnya, kecuali pimpinan DPRD. "Ini perlu diperbaiki," katanya. (rmt/rek)

Susunan Anggota Komisi DPRD Surabaya Periode 2019-2024 

Komisi A

1. Budi Leksono (PDIP)

2. Syaifudin Zuhri (PDIP)

3. Tri Didik Adiyono (PDIP)

4. Camelia Habiba (PKB)

5. Baktiar Rifai (Gerindra)

6. Fatkhur Rohman (PKS)

7. Pertiwi Ayu Khrisna (Golkar)

8. Arief Fathoni (Golkar)

9. Josiah Michel (PSI)

10. Imam Safii (Demokrat-Nasdem)

11. Muhammad Mahmud (Demokrat-Nasdem)

12. Ghofar Ismail (PAN-PPP)

Komisi B

1. Anas Karno (PDIP)

2. Riswanto (PDIP)

3. John Thamrun (PDIP)

4. Mahfud (PKB)

5. Lutfiyah (Gerindra)

6. Ahmad Suyanto (PKS)

7. Lembah Styowati Bakhtira (Golkar)

8. Alvian Limardi (PSI)

9. Ratih Retnowati (Demokrat-Nasdem)

10. Hamka Mudjiadi Salam (PAN-PPP)

Komisi C

1. Baktiono (PDIP)

2. Sukadar (PDIP)

3. Abdul Ghoni Mukhlas Niam (PDIP)

4. Asri Yuanita Haqie (PDIP)

5. Minun Latif (PKB)

6. Endy Suhadi (Gerindra)

7. Aning Rahmawati (PKS)

8. Agoeng Prasodjo (Golkar)

9. Wiliam Wirakusuma (PSI)

10. Elok Cahyani (Demokrat-Nasdem)

11. Saiful Bahri (Demokrat-Nasdem)

12. Buchori Imron (PAN-PPP)

Komisi D

1. Khusnul Khotimah (PDIP)

2. Dyah Katarina (PDIP)

3. Nurma Yunita (PDIP)

4. Siti Maryam (PDIP)

5. Badru Tamam (PKB)

6. Ajeng Wira Wati (Gerindra)

7. Ibnu Shobir (PKS)

8. Akhmarawita Kadir (Golkar)

9. Tjutjuk Supariono (PSI)

10. Herlina Harsono Njoto (Demokrat-Nasdem)

11. Hari Santosa (Demokrat-Nasdem)

12. Juliana Eva Wati (PAN-PPP)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia