Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Pembunuh Sopir Taksi Online Divonis 9 Tahun

03 Oktober 2019, 15: 18: 44 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

Share this      

GRESIK – Pelaku pembunuhan sopir taksi online di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti tampaknya bakal lama mendekam di dalam jeruji besi. Ini setelah Pengadilan Negeri (PN) Gresik memvonis terdakwa dengan hukuman 9 tahun penjara.

Pembacaan vonis dilakukan langsung Ketua Majelis Hakim PN Gresik Rina Indrajanti. Selama proses pembacaan putusan, terdakwa Fajar Aditya Putra, 20, begitu pucat, dan tegang. Warga Jalan Kupang Krajan Gg 8 B 40, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya hanya bisa pasrah dengan putusan tersebut.

Dalam putusannya, hakim meyakini bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melawan hukum. Terdakwa membunuh Andre Putra Hariyono, seorang driver online tak lain temannya sendiri. Terdakwa berniat mencuri handphone korban. "Menjatuhi hukuman penjara selama 9 tahun," tegas Hakim Rina.

Vonis hakim sejatinya lebih ringan dari jaksa penuntut umum (JPU) Beatrix Novi Temmar yang menuntut terdakwa dengan hukuman 13 tahun penjara. Kendati begitu, baik Jaksa maupun terdakwa menerima vonis hakim. Sehingga, vonis hakim dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Sebagai catatan, terdakwa diseret ke meja hijau lantaran membunuh sopir taksi online asal Kepatihan, Menganti Andre Putra Hariyono pada 10 Maret 2019 lalu.

Lelaki asal Jl Kupang Krajan Gg 8 No 40, Kecamatan Sawahan, Surabaya itu, sengaja menghabisi nyawa korban saat di rumahnya di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.

Pembunuhan terjadi setelah terdakwa dan korban pulang dari tempat karaoke di wilayah Surabaya. Usai korban tidak bernyawa, terdakwa langsung membawa kabur sepeda motor vario korban dan HP. (yud/rof)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia