Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Validasi NIG Guru Madrasah Ruwet, Dispendik-Kemenag Saling Klaim

03 Oktober 2019, 08: 55: 38 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPC)

Share this      

GRESIK - Validasi Nomor Induk Guru (NIG) di Dispendik Gresik masih ruwet. Dispendik meminta data NIG guru di madrasah di bawah naungan Kemenag. Sedangkan disisi lain, pihak kemenag mengklaim jika data guru tersebut sudah diserahkan.

Kasi Pendidikan Madrasah, Kantor Kemenag Gresik Moch Nasim mengatakan data guru itu sudah diserahkan sesuai permintaan Dispendik.  Menurutnya berdasarkan tahun 2018 ada sekitar 5,096 guru dari tingkat RA hingga SMA yang sudah sertifikasi. “Sedangkan guru yang belum sertifikasi mencapai 3,819 orang,” ungkapnya.

Dikatakannya, data itu terbaru yang dimiliki Kemenag belum ada laporan perubahan. Selain itu, pendataan ulang biasanya dilakukan setiap akhir tahun. “Intinya data yang diminta sudah kami kirim,” tegasnya.

Sementara itu, Dispendik ngotot jika pihaknya meminta data terbaru di tahun 2019. Sebab tahun sebelumnya tak bisa dijadikan acuan, bahkan ada dugaan tak valid.  Sehingga, pihaknya belum bisa mencairkan dana insentif itu sebelum NIG terbaru diterima.

“Saat ini masih menunggu data NIG sesuai yang di lapangan. Pihaknya meminta pihak lembaga mendata ulang gurunya. Mana yang guru yayasan, guru tidak tetap (GTT) maupun guru sertifikasi,” ungkap Kepala Dispendik Pemkab Gresik Mahin.

Penertiban NIG tersebut untuk mengantisipasi dobelnya anggaran terkait iensentif itu. Guru sertifikasi tidak lagi menerima insentif.  Namun dilapangan, ada temuan berbeda.

Karena persoalan itu, Mahin memilih enggan menaikan insentif kepada guru swasta. Bukan tanpa alasan, tapi apabila kenaikan insentif masih menggunakan data lama anggaran akan membengkak.

Sebelumnya, Dispendik mengusulkan kenaikan insentif guru non K2 kepada DPRD Gresik. Dari sebelumnya Rp 500 ribu per bulan diusulkan menjadi Rp 1 juta per bulan. Namun, setelah melalui pembahasan akhirnya hanya naik menjadi Rp 750 ribu. (yua/han)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia