Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

3 Kali Dibobol Maling, Takmir Musala Ini Masih Enggan Lapor ke Polisi

02 Oktober 2019, 09: 58: 58 WIB | editor : Wijayanto

TERCYDUK: Aksi seorang pemuda menjebol kotak amal musala Khoirul Hidayah yang berada di Desa Sumengko RT 11 terekam CCTV.

TERCYDUK: Aksi seorang pemuda menjebol kotak amal musala Khoirul Hidayah yang berada di Desa Sumengko RT 11 terekam CCTV. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK – Takmir Musala Khoirul Hidayah di Desa Sumengko RT 11/RW 02 benar-benar dibuat pusing oleh para pencuri kotak amal. Bagaimana tidak, sudah tiga kali ini kotak amal di musala tersebut berhasil dicuri orang. Meski begitu, takmir masih enggan untuk melaporkan kasus ini kepada polisi.

Salah satu takmir musala Fatchul Hilal menuturkan, pencurian terjadi pada Senin (30/09) sekitar pukul 02.51 dini hari. Saat itu pelaku yang datang seorang diri berhasil menjebol kunci pagar musala dan masuk ke halaman.

Di halaman itulah, ada dua kotak amal ukuran sedang yang menjadi target pelaku. Kurang dari lima menit, pelaku yang aksinya terekam CCTV itu berhasil menguras isi kotak amal.

“Kalau dulu sebelum ada CCTV pencurian sudah terjadi dua kali. Kemudian kami pasang CCTV ternyata masih nekat juga pelakunya,” ujarnya.

Meski tak ingin berspekulasi, namun dia menduga pelaku adalah penduduk sekitar. Sebab, dalam melakukan aksinya pelaku terlihat cukup tenang. Bahkan, dalam rekaman yang ditunjukkan pelaku berupaya masuk ke dalam musala dan mengincar kotak amal yang berukuran lebih besar. Namun aksinya menjebol pintu musala tidak berhasil.

“Jika sepintas melihat dari perawakannya, saya perkirakan usianya masih sekitar belasan tahun. Sementara, kami akan menyelidiki masalah ini dulu dan berembuk dengan warga lain. Apabila nanti ternyata diketahui bukan orang sini maka akan kami laporkan ke pihak kepolisian,” imbuhnya.

Pasca aksi pencurian kini pihak takmir musala mengamankan seluruh kotak amal dengan meletakkannya di dalam masjid. Pihaknya juga setiap hari akan melakukan pengecekan uang yang ada di dalam kotak.

Sementara itu, Kapolsek Duduksampeyan, AKP I Made Jatinegara meminta agar takmir musala melapor ke pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti.

“Saya juga menghimbau agar seluruh musala dan masjid yang ada di Duduksampeyan memasang kamera pengawas agar apabila ada pencurian kami dapat dengan mudah diidentifikasi,” kata Kapolsek. (fir/rof)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia