Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Gerindra Prioritaskan Kader Internal untuk Pilwali 2020

01 Oktober 2019, 20: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Sekretaris DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad

Sekretaris DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Akhir bulan ini, Partai Gerindra Jatim pun akan membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah di seluruh Jawa Timur. Rencananya, pendaftaran itu dilakukan di tingkat provinsi.

"Nanti ada tim DPD bersama DPC setempat untuk melakukan penyaringan. AD/ART kami menyebutkan bahwa penentuan calon kepala daerah di tangan ketua dewan pembina. Tapi semua digodok dari DPC, DPD dan DPP. Bahkan, di DPP sendiri ada badan seleksi organisasi (baleksi)," ujar Sekretaris DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad di Surabaya, Selasa (1/10).

Pria yang juga wakil ketua DPRD Jatim ini mengatakan, hingga saat ini Partai Gerindra belum melakukan survei. Namun, pihaknya sudah melakukan komunikasi informal dengan kader-kader. "Kami ajak untuk mulai berpikir tidak cuma menjadi anggota dewan, tapi juga harus menguasai lembaga eksekutif," katanya.

Sadad menegaskan, Partai Gerindra memiliki kader-kader terbaik di Jatim. Salah satunya Moreno Soeprapto yang merupakan cucu Bupati Malang III Raden Tumenggung Ario Notodiningrat (1884-1894). "Saya yakin Moreno bisa karena punya trah bupati. Selain itu, dia politisi muda yang visioner. Selain itu, ada Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang Chusni Mubarok. Intinya, masih sebatas komunikasi informal," katanya.

Saat ditanya daerah mana saja yang ditargetkan  untuk menang dalam pilkada di Jatim, Sadad mengaku belum punya gambaran. Namun, ia menilai ada tokoh yang memiliki keistimewaan seperti Fawaid. "Suaranya terbanyak dalam kader internal," katanya.

Bagaimana dengan Pilwali Surabaya? Sadad mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah ormas dan parpol-parpol di Kota Surabaya. Namun, komunikasi tersebut belum sampai pada rencana koalisi. "Kalau ada kader internal yang siap bertarung, pasti kami prioritaskan," pungkasnya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia