Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Pasar Lesu, Pengembang Siasati Market dengan Produk Baru

01 Oktober 2019, 18: 35: 03 WIB | editor : Wijayanto

PRODUK BARU: General Manager CitraLand The GreenLake Pratami Harijanti (tengah) bersama staf sedang melihat rumah contoh yang siap dihuni.

PRODUK BARU: General Manager CitraLand The GreenLake Pratami Harijanti (tengah) bersama staf sedang melihat rumah contoh yang siap dihuni. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Di tengah lesunya pasar properti, developer terus berusaha menggenjot penjualan dengan berbagai cara. Selain memberikan berbagai program menarik, juga selalu aktif menyediakan berbagai tipe baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menurut Harto Laksono, marketing direktur PT Intiland Grande, semester dua tahun ini kondisi market masih belum seperti yang diharapkan. Banyak konsumen yang diharapkan mau membelanjakan dananya, justru masih bersikap wait and see. “Kondisinya masih belum bagus. Kalau pun ada pertumbuhan, kecil sekali. Bahkan cenderung tetap bila dibanding dari tahun lalu,” kata Harto Laksono di kantornya.

Banyak faktor yang mempengaruhi. Selain kondisi ekonomi nasional yang masih melambat. Juga isu perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok ikut mempengaruhi. Isu tersebut membuat industri belum bisa berkembang maksimal.

Akibatnya mereka yang tadinya mau membeli propreti akhirnya ditunda. Sementara yang rencana membeli lebih dari satu unit, akhirnya hanya membeli satu unit saja. Karena dananya harus diputar untuk cash flow perusahaan.

“Banyak yang masih menunggu situasi benar-benar stabil. Bahkan secondary market juga lesu. Akibatnya yang mau berganti properti baru, juga ikut menunda,” tambahnya.

Saat ini kalangan konsumen properti yang membeli property, terutama landed house dan apartemen, umumnya karena memang kebutuhan jangka pendek. Artinya customer tersebut benar-benar butuh.

Hal ini cukup menolong developer terutama yang memiliki rumah atau apartemen ready atau yang sudah dalam proses finishing. Sebab, market di segmen ini lumayan banyak. Umumnya yang paling banyak dicari yang harganya sekitar Rp 2-3 miliaran per unit.

“Kebetulan kami punya banyak di Graha Natura maupun beberapa apartemen, sehingga kastamer bisa memilih produk yang disukai. Kami juga aktif membuat tipe baru untuk menyesuaikan kebutuhan kastamer,” tandas Harto Laksono.

Andy Soegihardjo, associate direktur PT Ciputra Development Tbk menambahkan, di saat kondisi pasar masih lesu, produk baru menjadi salah satu daya tarik konsumen. Pasalnya, dengan adanya produk baru menunjukan bahwa perumahan tersebut terus berkembang. “Produk baru juga dianggap lebih up to date sehingga lebih menarik bagi kastamer,” tandas Andy Soegihardjo.

Sebab itu, pihaknya selalu aktif merilis produk-produk baru baik di segmen middle, seperti Citra Harmoni dan Citra Garden maupun di segmen atas seperti di CitraLand dan Taman Dayu. Faktanya, ketika ada produk baru yang dirilis, penjualan bisa naik 20-30 persen.  “Kami selalu aktif merilis produk-produk baru selain ada gimmick yang lain. Sampai akhir tahun nanti masih ada 1-2 tipe baru yang akan kami rilis,” ujar Andy Soegihardjo. (fix/opi)  

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia