Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Liar dan Kedaluwarsa, Ratusan Reklame Dicopot Satpol PP

01 Oktober 2019, 18: 18: 40 WIB | editor : Wijayanto

RUTIN: Satpol PP Gresik sedang menertibkan reklame baik ukuran besar maupun kecil di wilayah Gresik.

RUTIN: Satpol PP Gresik sedang menertibkan reklame baik ukuran besar maupun kecil di wilayah Gresik. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Penertiban reklame liar terus dilakukan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik. Puluhan reklame tak berizin itu terpaksa dicopot paksa. Kalau pun ada izinya, namun dipastikan sudah kadaluarsa.

Penertiban tersebut dilakukan bergilir di sejumlah kawasan di Gresik. Terbaru penertiban dilakukan di Jalan Raya Krikilan, Driyorejo hingga Cerme. Hasilnya puluhan reklame dengan berbagai ukuran itu dicopot. Lalu diangkut ke kantor Satpol PP.

Kepala Dinas Satpol-PP Gresik Abu Hasan mengatakan penertiban itu merupakan kegiatan rutin. Banyak reklame liar yang masih terpampang, bahkan pemasangan dilakukan ngawur sehingga merusak estetika. Seperti adanya reklame kecil yang dipaku di pohon. “Kalau itu jelas melanggar,” ungkapnya. 

Untuk reklame yang berukuran besar, pembongkaran dilakukan dengan menggunakan alat las. Besi konstruksi reklame terlihat sudah berkarat. Selain menata ruang kota juga merupakan langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Selain tanpa izin, banyak baliho dan reklame yang masa izinnya sudah habis,” terangnya.

Selain reklame, Satpol PP juga banyak menemukan baliho tak berizin.  Biasanya pemasangan baliho illegal itu dilakukan sembunyi-sembunyi. Satu-satunya solusi adalah melakukan operasi rutin, dengan melibatkan sejumlah petugas menyisir daerah yang rawan dipasangi baliho. “Kami tak bisa memberikan peringatan, sebab pelakunya kami juga tak tahu,” pungkasnya. (yua/han)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia