Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Australia Pinjam 4 Gajah Sumatera TSI untuk Dikembangbiakkan

01 Oktober 2019, 17: 59: 57 WIB | editor : Wijayanto

PANTAU: Beberapa petugas dari Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya saat mengecek kondisi gajah yang hendak diterbangkan ke Australia.

PANTAU: Beberapa petugas dari Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya saat mengecek kondisi gajah yang hendak diterbangkan ke Australia. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Peminjaman satwa alias Breeding Loan dari suatu negara merupakan hal yang sangat lazim dilakukan. Peminjaman satwa itu kini sedang dilakukan oleh Australia. Negara persemakmuran itu meminjam empat ekor gajah asal Indonesia. Kini pengawasan pun dilakukan. 

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya M. Musyaffak Fauzi menuturkan, Karantina Pertanian Surabaya melakukan pengawasan pembebasan empat ekor gajah Asia sejak Senin (30/9). Keempatnya bernama Megawati, Raflesia, Widya, dan Christina.

"Nantinya keempat ekor gajah itu akan terbang menuju Australia untuk program peminjaman," katanya, Selasa (1/10).

Keempat gajah tersebut merupakan koleksi PT. TSI Prigen - Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Namun demikian, sebelum dikirim ke Australia, keempat gajah tersebut telah dikarantina terlebih dahulu sejak November 2018 di Instalasi Karantina Hewan (IKH) PT. TSI. Saat dikarantina, kondisi gajah terus diperhatikan. 

Pengamatan dan pemeriksaan pun dilakukan secara bersama-sama oleh pihak karantina 2 negara Indonesia dan Australia. Tujuannya untuk mengetahui adanya parasit baik ektoparasit maupun endoparasit, TBC, Surra, dan Haemorrhagic Septicemia. Sehingga gajah harus benar-benar diperhatikan kesehatannya. 

“Sesuai hasil masa karantina kurang lebih 10 bulan, keempat gajah tersebut sehat dan aman untuk dilalulintaskan," tambahnya. 

Melihat kondisi gajah yang sehat,  sertifikat kesehatanpun dapat diterbitkan dan gajah dapat diterbangkan ke Australia melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Selama perjalanan ke Australia, keempat ekor gajah tersebut akan ditemani oleh dua keeper dari Taman Safari Indonesia. 

"Selain itu juga akan didampingi oleh Dokter hewan Australia Zoo serta Manager operasional Australia Zoo," jelasnya. 

Breeding Loan tersebut telah sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia  nomor  P.83/Menhut-II/2014 tentang peminjaman jenis satwa liar dilindungi ke luar negeri untuk kepentingan pengembangbiakan. Artinya selama jangka waktu tertentu satwa itu dipinjam. 

"Sampai dapat bereproduksi di negara peminjam. Anak hasil reproduksi akan diserahkan ke negara asalnya," paparnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia