Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Polres Tanjung Perak Berduka Cita Atas Wafatnya 2 Mahasiswa di Kendari

28 September 2019, 20: 56: 23 WIB | editor : Wijayanto

KHUSYUK: Polres Tanjung Perak menggelar salat gaib bersama masyarakat dan mahasiswa.

KHUSYUK: Polres Tanjung Perak menggelar salat gaib bersama masyarakat dan mahasiswa. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Meninggalnya dua mahasiswa teknik Universitas Halu Oleo Kendari yang juga kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam aksi unjuk rasa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, membuat duka mendalam bagi mahasiswa dan juga kepolisian.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama enam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta tokoh masyarakat sekitar menggelar salat gaib di Masjid Al Hidayah, kompleks Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Enam BEM yang ikut dalam salat maghrib dan salat gaib berjamaah tersebut dari STAI Taswirul Afkar, PMII Taswirul Afkar, STAI Al Fitrah, STIAMAK Barunawati, STAI  Ali Bin Abi Thalib, dan STAI Ar Rahman. Ikut pula dalam kegiatan tersebut Ustad Zaid dan seluruh PJU Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

BERDUKA: Karangan bunga duka cita yang dikirim Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto.

BERDUKA: Karangan bunga duka cita yang dikirim Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, salat gaib tersebut bertujuan untuk mendoakan dua mahasiswa tersebut. Yakni almarhum Immawan Randi dan Muh Yusuf Kardawi. Ia mewakili suluruh institusi Polri ikut berduka cita terkait kejadian tersebut.

"Saya turut prihatin atas gugurnya adik mahasiswa di Kendari. Saat ini proses penyidikan terus berjalan," katanya.

Ia berharap ke depan, mahasiswa menjadi bagian bersama sebagai penyeimbang dan sama-sama membangun bangsa. Ia berterima kasih mahasiswa melaksanakan penyampaian pendapat dengan damai.

"Sesuai pesan pak Kapolda Jatim apabila ada aksi unjuk rasa atau menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku," katanya.

AKBP Antonius Agus Rahmanto juga mengirimkan karangan bunga duka cita ke PC IMM Kota Surabaya yang beralamat di Jalan Wuni nomor 9, Genteng, dan PMII Cabang Surabaya di Jalan Darmokali 148, Wonokromo.

Karangan bunga duka cita ini mewakili rasa bela sungkawanya atas meninggalnya rekan mahasiswa Randi dan M Yusuf. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia