Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo
Akting Sakit untuk Curi Motor

Maling N-Max Benjut Diamuk Massa di Pasar Porong

28 September 2019, 05: 17: 56 WIB | editor : Wijayanto

BONYOK: Munir (tengah), maling motor di Pasar Porong, dikeler polisi setelah dimassa saat ketahuan mencuri.

BONYOK: Munir (tengah), maling motor di Pasar Porong, dikeler polisi setelah dimassa saat ketahuan mencuri. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Ada-ada saja cara yang dilakukan maling untuk beraksi. Munir, 31, warga Bangkalan menggunakan motif baru. Caranya dengan berpura-pura sakit. Dia mengincar satu unit motor N-Max di Pasar Porong. Namun apes, aksinya ketahuan warga sekitar. Alhasil, dia pun benjut diamuk massa.

Dari informasi yang dihimpun, mulanya tersangka datang ke Pasar Porong untuk mencari mangsa. Setelah melihat sekitar, dia mengunci sasaran pada Yamaha N-Max nopol W 4524 PN. Akal bulusnya berjalan, Munir pura-pura sakit. Dia terduduk dan berakting lemas. 

"Pelaku ini pura-pura sakit kemudian diangkat oleh warga yang berada di pasar baru porong, tepat di dekat motor incaran," sebut Wakapanit Reskrim Polsek Porong Aiptu Asnan.

Setelah warga pergi, tersangka pun mulai menjalankan aksinya. Dia mengambil jaket dan kemudian membawa kabur motor itu.

Sialnya, aksi tersangka diketahui pemilik motor. Korban langsung meneriaki pria berbadan gemuk itu. "Baru lima meter, sudah ketahuan," imbuh Asnan.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung menangkap tersangka. Bahkan warga yang emosi juga melampiaskan bogem mentah kepada tersangka. 

Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian. Tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Porong untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sejumlah fakta terungkap setelah tersangka diperiksa. Pria berumur 31 tahun itu ternyata juga residivis. Dia pernah dipenjara di Lapas Pamekasan dengan menjalani hukuman 4 tahun 6 bulan.

Kini, tersangka harus kembali berurusan dengan polisi. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia