Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Satlantas Polres Gresik Terbitkan Smart SIM

Miliki Banyak Fungsi, Dari Simpan Uang Hingga Data Diri

26 September 2019, 13: 04: 29 WIB | editor : Wijayanto

BAGIKAN: Iptu Bachtiar Kanit Regident saat memberikan Smart SIM ke salah satu pemohon SIM yang telah lulus uji SIM di kantor SATPAS Satlantas Polres Gresik.

BAGIKAN: Iptu Bachtiar Kanit Regident saat memberikan Smart SIM ke salah satu pemohon SIM yang telah lulus uji SIM di kantor SATPAS Satlantas Polres Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik mulai menerbitkan Smart SIM. SIM pintar dengan chip ini memiliki banyak fungsi yang bisa dimanfaatkan pengendara bermotor.

Meski mulai diterapkan, smart SIM baru bisa dicetak di Kantor Satpas Satlantas Polres Gresik. Sedangkan untuk pembuatan di SIM keliling masing belum bisa dilakukan. Kanit Regident Satlantas Polres Gresik, Iptu Bachtiar mengatakan, smart SIM mulai dicetak hari ini. Untuk syarat pembuatannya masih sama dengan SIM lama.

"Untuk material kartu smart SIM yang baru berbeda dengan SIM yang lama berwarna biru. Secara fisik SIM yang baru di bagian belakang ada hologram-nya tiga dimensi. SIM ini menggunakan de Merit Point System dan dapat digunakan sebagai uang elektronik, batas maksimum yang tersimpan pada media chip ini senilai Rp 2 Juta," katanya.

Smart SIM baru ini, lanjut Bachtiar, selain bisa merekam identitas diri, juga mampu merekam tilang, serta data kecelakaan di seluruh Indonesia. Sehingga, data yang terekam memudahkan petugas sebagai data forensik kepolisian. 

“Di Smart SIM itu juga ada data record pelanggaran pengendara dan kecelakaan. Ada 12 poin yang terdata di SIM tersebut, kalau melanggar point-nya dikurangi. Jika sampai batas maksimal tetap melanggar sanksinya SIM bisa dicabut. Hal itu sebagai kontrol serta mengurangi pelanggaran. Inovasi smart SIM ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata tertib dalam berlalu lintas di jalan raya," ungkapnya.

Bachtiar menambahkan, material smart SIM di Satpas Satlantas sudah ada. Untuk 13 ribu pemohon yang mengajukan SIM, dan baru diberi surat keterangan (suket), secara bertahap bakal diganti smart SIM.

Sementara itu, salah satu pemohon Nuruliyah Farahdilah mahasiswi asal Desa Boteng, Kecamatan Menganti yang mendapatkan SIM baru ini mengaku sangat senang. Pasalnya dalam pengurusan SIM ini tidak dipersulit. 

"Saya sudah melakukan tes sebanyak lima kali, Alhamdulillah dinyatakan lulus hari ini dan mendapat smart SIM," pungkasnya. (yud/rof)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia