Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Anggota Lama F-PKB Tidak Dapat Jatah Pimpinan di DPRD Gresik

25 September 2019, 14: 37: 16 WIB | editor : Wijayanto

PENETAPAN: DPRD Kabupaten Gresik resmi menetapkan struktur Alat Kelengkapan DPRD (AKD).

PENETAPAN: DPRD Kabupaten Gresik resmi menetapkan struktur Alat Kelengkapan DPRD (AKD). (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Kalangan DPRD Kabupaten Gresik berhasil menyelesaikan bagi-bagi kue Alat Kelengkapan DPRD (AKD). Usai melantik Nur Saidah, dewan langsung menggelar rapat penyusunan AKD. Hasilnya, empat partai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sepakat untuk membagi rata jabatan Ketua Komisi DPRD Gresik.

Untuk PKB, jatah pimpinan AKD hampir semuanya diberikan kepada anggota dewan baru. Hanya Syaichu Busyiri wajah lama yang dapat slot pimpinan AKD dengan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I. Untuk jatah Ketua Komisi IV, PKB memberikannya kepada Muhammad.

Sedangkan untuk jabatan Wakil Ketua Komisi II diberikan kepada Syahrul Munir serta Sekertaris Komisi III diberikan kepada Abdullah Hamdi. Ketua Fraksi PKB (F-PKB) DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan jabatan AKD memang diberikan kepada anggota baru. Ini dilakukan agar anggota dewan baru mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya. “Iya, memang semuanya wajah baru,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan, anggota baru F-PKB semuanya memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai dibidangnya masing-masing. Sehingga, mereka dipastikan bisa memimpin AKD dengan baik. “Kapasitas mereka tidak perlu diragukan. Sehingga, kami yakin mereka bisa cepat beradaptasi,” terangnya.

Sementara itu, dari 7 fraksi yang ada di DPRD Gresik, Partai Demokrat mendapatkan jatah pimpinan paling sedikit. Mereka hanya mendapatkan jatah Wakil Ketua Komisi III yang diambil Edi Santoso. Sedangkan Nasdem dan Fraksi Amanat Pembangunan masing-masing mendapatkan jatah dua pimpinan. Untuk Nasdem mendapafahtkan jatah Ketua Bapemperda yang dijabat Nur Hudi Didin Arianto dan Sekertaris Komisi IV yang dijabat Nasir Kholil.

Kemudian, untuk Partai Gerindra mendapat jatah Ketua Komisi II bidang Perekonomian dan Keuangan. Jabatan tersebut diberikan kepada Markasim Halim Widianto. Untuk Partai Golkar kembali mendapatkan jatah Ketua Komisi III yang diberikan kepada Asroin Widiana. Sedangkan untuk Partai PDI Perjuangan yang mendapatkan jatah Komisi I diberikan kepada Jumanto.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik Fandi Ahmad Yani mengatakan penetapan alat kelengkapan ini sesuai dengan hasil musyawarah mufakat anggota masing-masing komisi. “Sudah sesuai kesepakatan antar anggota Komisi yang diutus masing-masing fraksi,” imbuhnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia