Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Kunjungi PDU Jambangan, Pemkab Klaten Belajar Kelola Sampah

21 September 2019, 12: 59: 41 WIB | editor : Wijayanto

PRO LINGKUNGAN: Suasana pemilahan sampah yang ada di PDU Jambangan.

PRO LINGKUNGAN: Suasana pemilahan sampah yang ada di PDU Jambangan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Surabaya dikenal sangat baik dan terdepan dalam hal melakukan pengelolaan sampah. Tak heran, kini beberapa daerah ingin belajar untuk mengelola sampah. Seperti halnya kabupaten Klaten, Jawa Tengah  mengunjungi Surabaya untuk berguru dala hal mengelola sampah.

BELAJAR PENGOLAHAN: Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten mendapat penjelasan tentang pengolahan sampah saat berkunjung ke Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan di Surabaya.

BELAJAR PENGOLAHAN: Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten mendapat penjelasan tentang pengolahan sampah saat berkunjung ke Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan di Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Dengan membawa rombongan sebanyak 40 orang, mereka mengunjungi Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan.  Dilokasi itu, sudah ada pemilahan sampah. Dimana sampah telah dipilah dengan baik, mana yang bisa didaur ulang dan punya nilai jual.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Klaten, Srihadi bahwa tujuan datang ke Surabaya untuk bisa belajar menciptakan lingkungan yang bersih dalam mengelola sampah

“Sebetulnya apa yang dilakukan di Klaten hampir sama, yakni adanya lomba-lomba, pengelolaan sampah, tapi disana (Klaten,Red) kurang greget,” katanya.

Sri Hadi menuturkan bahwa saat ini di Klaten mempunyai TPA sebesar 10 hektar yang bisa menampung sampah, namun dengan luasnya TPA tersebut pihaknya ingin mengelola sampah seperti dengan di Surabaya. Selain ingin belajar sampah Sri menambahkan bahwa untuk menggerakkan motivasi warga perlu adanya peran serta dari perwakilan masyarakat yakni kader lingkungan.

“Selama ini belum ada, dengan terbentuknya kader-kader lingkungan diharapkan memberikan motovasi tentang pengelolahan sampah dari basis awal rumah tangga”terangnya.

Sementara itu, Motivator Lingkungan Sub Bagian Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Adi Candra menjelaskan pihak siap memberikan motivasi kepada kader-kader lingkungan Kabupaten Klaten. Sehingga nantinya diharapkan pembentukan kader lingkungan tidak hanya sebatas sosialiasi saja, namun juga bisa struktur seperti halnya di Surabaya.

“Dengan adanya kader lingkungan nanti bisa membantu untuk bisa memberikan motivasi kepada warga sehingga pelaksanaan menejemen sampah ini bisa tersistematis,”pungkasnya. (*/rud)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia