Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Polres Resmikan Gedung SPKT Parama Satwika 98 bareng Forkopimda

21 September 2019, 09: 41: 11 WIB | editor : Wijayanto

PROMOTER: Peresmian gedung SPKT Parama Satwika 98 oleh Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro bersama forkopimda.

PROMOTER: Peresmian gedung SPKT Parama Satwika 98 oleh Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro bersama forkopimda. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Kepolisian Resort (Polres) Gresik meresmikan Gedung Parama Satwika 98 Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Dalam peresmian tersebut hadir seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik.

Di antaranya,  Ketua MUI Gresik, H Mansur Sodiq, Letkol Inf. Budi Handoko Dandim 0817 Gresik, Kepala Kemenag Gresik Markus dan lain sebagainya.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro mengatakan, kehadiran gedung SPKT ini sebagai wujud implementasi program Promoter Kapolri yaitu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Gedung baru ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbagai kebutuhan. Misalnya, pelayanan SKCK, penerbitan izin keramaian dan pelayanan pengaduan masyarakat baik  membuat laporan polisi maupun surat kehilangan,” jelasnya.

Dikatakan, gedung dengan dua lantai itu dibuat senyaman mungkin. Ada beberapa tempat yang membuat nyaman masyarakat dalam menunggu proses pelayanan.

Di antaranya,  pojok baca, free charging, play ground utk anak anak bermain, TV, dispenser, kamar mandi dan toilet untuk difabel.

“Selain itu dilengkapi pula Elektronik Indeks Kepuasan Masyarakat (EIKM) dan  Sistem Antrian Digital (SAD),” jelasnya. 

Saat ini, Polres Gresik sudah mendapatkan predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi. Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan adanya gedung SPKT baru bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan gratifikasi.

“Semua pembayaran PNBP menggunakan CPS cashless payment system. Kami bekerja sama dengan Gojek, BRI dan Telkomsel,” paparnya.

Dalam proses pelayanan terpadu itu, masyarakat yang hendak mengurus diberi ID Card. Selanjutnya, saat memasuki pintu masuk, ada dua petugas Polwan semacam receptionist yang mengarahkan sesuai keperluan masyarakat.

“Dalam waktu kurang dari 30 menit, pelayanan masyarakat bisa diselesaikan dalam satu ruangan,” ungkapnya.

Salah satu warga Cerme, Ali, 30, mengaku terkesan dengan pelayanan SPKT di Polres Gresik. 

"Saya mau mengurus SKCK, pelayanannya cepat dan tidak ribet untuk mondar-mandir dari satu ruangan ke ruangan lain. Pelayanannya cukup dalam satu ruangan," ujarnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia