Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Bawa Bom Ikan dam Kunci T, Dua Pencuri Motor Ditangkap Saat Operasi

20 September 2019, 16: 42: 36 WIB | editor : Wijayanto

DIAMANKAN: Kedua tersangka saat diamankan oleh anggota Polsek Kota.

DIAMANKAN: Kedua tersangka saat diamankan oleh anggota Polsek Kota. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Dua spesialis pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan membawa bom ikan (bom bondet) diamankan Polres Gresik. Mereka adalah Achmad Amin, 25, asal Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, Pasuruan, dan Dimas Purwanto, 24, asal Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan, Pasuruan.

Keduanya diringkus petugas Polsekta Gresik saat berada di Alun-alun kota. Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita tiga buah bahan peledak jenis bondet serta kunci T untuk menjalankan aksinya.

"Kedua pelaku curanmor itu sempat mau melemparkan bom bondet yang dibawanya sewaktu petugas hendak menangkap. Namun, berhasil digagalkan oleh petugas Polsek Kota Gresik," ujar Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Dikatakannya, penangkapan kedua pelaku spesialis curanmor itu merupakan bagian dari Operasi Sikat Semeru 2019. Sasarannya, para pelaku curanmor, curas dan curat. "Para pelaku itu masuk target operasi. Sewaktu beraksi hendak mencuri motor selalu membawa bahan peledak jenis bondet untuk membela diri," ujarnya.

Kronologi penangkapan kedua pelaku itu berawal saat anggota Polsekta Gresik melalukan patroli rutin di wilayah alon-alon kota. Saat berpatroli, petugas mencurigai dua orang yang membawa tas kecil.

Sewaktu hendak digeledah, kedua pelaku itu melakukan perlawanan. Berkat kesigapan petugas akhirnya kedua pelaku yang masuk kedalam target operasi (TO). Ditemukan tiga buah bahan peledak jenis bondet yang dibungkus dengan lakban warna coklat. Selain bahan peledak di dalam jaket pelaku, petugas menemukan kunci T yang digunakan mencongkel sepeda motor saat menjalankan aksinya.

"Pelaku sudah ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan. Dari hasil interogasi terhadap pelaku. Bahan peledak jenis bondet itu sengaja untuk membela diri," ungkap Andaru.

Sementara itu, salah satu pelaku Ahmad Amin mengatakan, membawa bondet untuk menakut-nakuti korban sewaktu hendak mencuri motor. "Selain buat membela diri juga untuk menakuti-nakuti korban," pungkasnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia