Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo
Prihatin Banyak Milenial Tewas Kecelakaan

Polresta Sidoarjo Deklarasi Kampung Tertib Lalu Lintas di Desa Kemiri

20 September 2019, 13: 07: 03 WIB | editor : Wijayanto

DEKLARASI: Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain​ Dwi Nugroho saat memberi kata sambutan sebelum peresmian kampung lalu lintas di Desa Kemiri.

DEKLARASI: Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain​ Dwi Nugroho saat memberi kata sambutan sebelum peresmian kampung lalu lintas di Desa Kemiri. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang cukup tinggi membuat polisi prihatin. Polresta Sidoarjo pun mencanangkan program kampung tertib lalu lintas sebagai bentuk edukasi tertib lalu lintas di masyarakat.

Untuk yang pertama kalinya di Kabupaten Sidoarjo, RT 20/RW 05, Desa Kemiri dideklarasikan sebagai kampung tertib lalu lintas, Jumat (20/9).

Sebagaimana dengan namanya, sejumlah fasilitas dan sarana edukasi tertib lalu lintas juga telah terpasang di area kampung ini. Begitu masuk ke gapura, terpampang tulisan Welcome to RT 20, Perumahan Kemiri Indah, Kampung Tertib Lalu Lintas.

PERESMIAN: Kapolresta Kombespol  Zain  Dwi Nugroho  meresmikan taman lalu lintas di RT 20 RW 5 Desa Kemiri.

PERESMIAN: Kapolresta Kombespol Zain Dwi Nugroho meresmikan taman lalu lintas di RT 20 RW 5 Desa Kemiri. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Berbagai peringatan dan rambu lalu lintas terpasang di sudut-sudut kampung. Tidak hanya itu, melangkahkan kaki ke sisi-sisi lain, warga akan jumpai rambu-rambu lalu lintas.

Lalu di pusat fasum kampung, warga akan disuguhi lapangan yang disulap menjadi tempat latihan uji praktek SIM, pojok baca lalu lintas dan Taman Lalu Lintas. 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, salah satu latar belakang progam kampung tertib lalu lintas adalah wujud keprihatinan mengenai kejadian laka lantas.

YANG PERTAMA: Salah seorang warga menjajal lintasan praktek uji SIM di Desa Kemiri.

YANG PERTAMA: Salah seorang warga menjajal lintasan praktek uji SIM di Desa Kemiri. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

"Angka laka lantas tinggi. Korbannya juga banyak usia millenial. Sangat disayangkan jika tidak bisa bekerja apalagi meninggal di usia produktif," terang mantan Sekpri Kapolri itu.

Pria dengan tiga melati di pundak itu menyebutkan, salah satu faktor RT 20/RW 5, Desa Kemiri terpilih karena didukung tekad dan kesiapan warganya. "Warga juga tertib parkir, tidak ada mobil yang diparkir di jalan. Harapanya bisa jadi contoh kampung lain," imbuhnya.

Sementara itu, Sunarto, ketua RT setempat mengaku sangat berterima kasih dengan adanya deklarasi tersebut. "Kami merasa terhormat dijadikan contoh," singkatnya. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia