Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Usaha Pengasapan Ikan Terbakar, Eskavator dan Truk Jadi Arang

19 September 2019, 12: 35: 43 WIB | editor : Wijayanto

MEMBARA: Salah seorang petugas pemadam kebakaran terus menyiram api di lokasi kejadian.

MEMBARA: Salah seorang petugas pemadam kebakaran terus menyiram api di lokasi kejadian. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Sebuah kebakaran hebat melanda tempat pengasapan ikan di Jalan Raya Banyutami Manyar KM 5, Rabu (18/09) sekitar pukul 01.00 dini hari. Selain menghanguskan  empat bangunan yang terbuat dari kayu, kebakaran juga membuat satu unit truk ikan dan eskavator milik rekanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Jatim ludes terbakar.

Marwoto, salah satu pemilik bangunan mengatakan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran kayu untuk keperluan pengasapan ikan. 

“Selain untuk memanggang ikan, pembakaran kayu digunakan untuk menghangatkan ratusan ayam yang ada di kandang saat cuaca yang kurang menentu seperti ini,” ujarnya. 

Sialnya, malam itu angin berhembus kencang. Bara kayu terbang ke area tumpukan plastik yang digunakan sebagai kantong penyimpanan pakan ternak. Akibatnya, api dengan cepat menghanguskan seluruh isi bangunan. 

“Kejadian ini berlangsung sangat cepat. Mayoritas bangunan terbuat dari kayu sehingga kurang dari satu jam tiga bangunan di sekitarnya juga ikut terbakar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasie PMK Dinas Satpol PP Pemkab Gresik, Eka Prapangasta mengungkapkan, selain membakar empat bangunan, si jago melahap truk pengangkut ikan serta satu unit eskavator milik PT Cahaya Indah yang terparkir di depan bangunan.

“Ekskavator yang terbakar ini digunakan untuk perbaikan jalan Raya Banyutami Manyar. Pemiliknya rekanan DPU Disprov Jatim,” kata Eka.

Untuk memadamkan api, pihaknya mengirimkan dua unit mobil damkar dan satu unit kendaraan supply air. Petugas dibantu dengan warga sekitar. Api berhasil dijinakkan dua jam kemudian.

“Untuk sementara penyebab kebakaran karena kegiatan pengasapan ikan. Korban luka atau korban jiwa nihil,” tandasnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia