Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Belajar Bahasa Inggris untuk Anak

Mulai Saat Golden Age, Pemahaman Lebih Cepat

19 September 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

MENYENANGKAN: Ketua Tim Penggerak PKK Jatim Arumi Bachsin (tengah) bersama anak-anak usia dini belajar bahasa Inggris sambil membuat kue di EF Purimas

MENYENANGKAN: Ketua Tim Penggerak PKK Jatim Arumi Bachsin (tengah) bersama anak-anak usia dini belajar bahasa Inggris sambil membuat kue di EF Purimas, Surabaya, Rabu (18/9). (HERNINDA CINTIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Di era globalisasi sekarang ini, menguasai bahasa Inggris menjadi hal yang perlu dimiliki. Meskipun tidak ada kata terlambat untuk belajar, namun semakin cepat anak belajar bahasa Inggris, maka hasilnya akan lebih baik.

Apalagi anak-anak memiliki periode emas yang dinamakan golden age. Nah, di periode ini, anak-anak lebih cepat mempelajari bahasa karena otak mereka seperti spons. Mereka cepat mengerti apa yang mereka pelajari, meniru apa yang dilihat, menghafal apa yang didengar, dan menyerap bahasa dengan cepat terutama bahasa yang digunakan di kehidupan sehari-hari.

Hal ini diamini Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Bachsin. Menurutnya, belajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua juga tidak kalah penting. Apalagi melihat era saat ini yang sangat modern. "Dunia sudah lebih menyatu, tidak ada batasan-batasan. Sedangkan bahasa perantara di dunia adalah bahasa Inggris, sehingga jika kita menguasai bahasa Inggris bisa menyusul perkembangan di dunia," terangnya di sela-sela peresmian English First (EF) Purimas di Surabaya, Rabu (18/9). 

Apalagi, lanjutnya, orangtua tidak tahu ke depan anaknya akan menjadi apa. Menurutnya, bahasa Inggris menjadi bekal yang sangat penting untuk anak-anak. Arumi pun berharap, dengan menguasai bahasa Inggris mampu membuka opportunity atau kesempatan lainnya ketika anak-anak sudah besar. 

Di tempat yang sama, Center Manager EF Puri Mas Gabriel Santosa mengungkapkan, usia 3 – 6 tahun merupakan masa keemasan anak untuk belajar bahasa, khususnya bahasa Inggris. "Sebebarnya semakin dini semakin bagus. Karena mereka punya cara sendiri di otaknya mereka," ujarnya. 

Gabriel menuturkan, pengajaran bahasa Inggris pada anak-anak sendiri diajarkan dengan metode learn, try, dan apply. Mereka mencoba belajar kata-kata, kemudian mencoba mengaplikasikan di dalam kelas, baru kemudian mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari. (cin/nur)

(sb/cin/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia