Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Tak Mau Jauh, Selingkuh dengan Budenya Istri

19 September 2019, 04: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Cinta memang bisa datang kapan saja, kepada siapa saja. Tapi, yo gak nemen ngono, Lek. Sampek budene bojo dewe, dipacari. Cinta beneran apa sekadar nafsu?

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Yo ngene iki kelakuane generasi micin koyo Donwori, 26. Sing meneng-meneng wes wulanan selingkuh ambek budene Karin, 24. Gak tanggung-tanggung, umur budene Karin sing dipacari ki wes 58 taon. Dua tahun lagi menuju sweet sixty.

Sampai cerita ini disampaikan, Karin masih kesal, masih semremet dengan kelakuan suaminya. Bisa-bisanya, kok ya tegane nemen gitu menelikung istri dengan saudara sendiri.

“Yo memang sih, Mbak, tak akoni budeku masio tuo ayu dan terawat, luweh ayu memang ketimbang saya. Tapi, yo gak ngene, Rek,” ujar Karin kesal di sebuah kantor pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, belum lama ini.

Perselingkuhan Donwori dengan si bude, sebut saja namanya Sephia, terungkap dari bukti pesan-pesan yang tanpa sengaja Karin temukan di ponsel suaminya itu. Dari sini, terungkap sudah kecurigaan-kecurigaan Karin. Kenapa kalau Sephia main ke rumah, bisa ngobrol berjam-jam dengan suaminya. Suka saling memberikan perhatian lebih, yang Karin pikir, hanya sebatas perhatian antara bude dan keponakannya.

Karin dulunya juga tidak sadar blas. Has no clue at all, mengapa kok Donwori jadi rajin sekali sambang rumah mertua. Bisa sebulan dua kali. Pikirnya dulu, “Eh bojoku bener, Rek. Open morotuwo sing sepuh.” Tapi, rupanya, ada modus lain di baliknya. Bukan hanya rumah mertua jujukannya, tapi si bude yang kebetulan rumahnya di samping mertuanya.

Setelah Karin mencecar dengan banyak pertanyaan, Donwori mengakui banyak hal. Mulai dari kapan selingkuh, berapa lama selingkuh hingga mengapa bisa tega-teganya macari budenya sendiri.

“Jare mulai seneng pas rewang bareng nok mantenane sepupuku wingi. Terus areke ngaku lek selama iki selerane memang sama yang lebih tuo. Embuh maneh. Ono opo kok sing digoleki sing tuo-tuo,” pungkasnya, makin kesal. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia