Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Hari Ini 15 Kandidat PDIP Diuji, Whisnu Jalani Fit and Proper Khusus

18 September 2019, 16: 38: 47 WIB | editor : Wijayanto

DAFTAR: Whisnu Sakti Buana ketika mendaftar di DPC PDIP Surabaya sebagai balon wali kota Surabaya.

DAFTAR: Whisnu Sakti Buana ketika mendaftar di DPC PDIP Surabaya sebagai balon wali kota Surabaya. (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Setelah menutup pendaftaran bakal calon wali kota (bacawali) dan bakal calon wakil wali kota (bacawawali) Surabaya, hari ini (18/9), DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan fit and proper test untuk 15 bacawali dan bacawawali di kantor DPD PDIP Jatim, Jalan Kutisari, Surabaya.

Ke-15 nama yang diundang adalah Dyah Katarina, Armuji, Anugrah Ariyadi, Mega Djaya Agust Jandra, Sutjipto Joe Angga, Chrisman Hadi, Sri Setya Pertiwi, Laksda TNI (Purn) Untung Suropati, Fandi Utomo, Warsito, Gunawan, Dwi Astutik, Haries Purwoko, Lia Istifhoma, dan Achmad Wahyudin.

Yang menarik, dalam surat undangan bernomor 037/In/DPD/IX/2019 yang ditandatangani Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi dan Sekretaris Sri Untari Bisowarno tertanggal (16/9) tersebut tidak ada nama Whisnu Sakti Buana. Wawali Surabaya itu sudah mengembalikan formulir pada Jumat (13/9) lalu.

Menanggapi tidak adanya nama Whisnu, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari mengatakan, Whisnu akan di-fit and proper test berbeda. Whisnu bakal langsung diuji oleh DPP PDIP. "Pak Whisnu kader PDIP, sehingga nanti langsung (fit and proper test) oleh DPP," katanya.

Informasi yang dihimpun Radar Surabaya, bacawali/bacawawali yang berasal dari kader PDIP dan memiliki posisi di struktur kepengurusan partai, fit and proper test akan dilaksanakan oleh DPP PDIP.

Whisnu Sakti Buana adalah wakil ketua bidang oganisasi. Selain Whisnu, Eddy Tarmidi juga tidak ada dalam daftar undangan.
Sementara itu, Eddy Tarmidi menjelaskan, dirinya, Whisnu, dan Onny Setiawan justru menjadi penguji dalam fit and proper test terhadap 15 nama-nama itu.

"Kami ikut menguji. Makanya, kami bertiga akan menjalani fit and proper test tersendiri," katanya. Lantas, kapan fit and proper test khusus di DPP? "Tunggu saja," katanya. (rmt)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia