Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Sidoarjo

Tren Make Up Pengantin, Riasan Minimalis Natural Lebih Diminati

18 September 2019, 16: 07: 09 WIB | editor : Wijayanto

MEMUKAU: Hasil riasan dengan konsep minimalis untuk keperluan pernikahan.

MEMUKAU: Hasil riasan dengan konsep minimalis untuk keperluan pernikahan. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Tren baru pelaku usaha make up artist (MUA) kini kian berkembang. Hal itu dikarenakan kemudahan untuk belajar melalui media digital dan berlatih secara bertahap. Namun, dari berbagai macam konsep riasan dewasa, kini konsumen lebih memilih riasan yang terkesan minimalis.

Pemilik dan pendiri usaha MUA, Nicky Yulia Citra mengaku, tren usaha MUA di Sidoarjo sudah semakin berkembang. Tantangan yang dihadapi juga semakin bertambah. Sebab persaingan usaha juga meningkat. Sebagai pelaku usaha MUA tidak bisa memaksa konsumen untuk memilih jasanya. Karena semua tergantung selera konsumen. “Beda tangan, beda wajah, beda pula hasilnya,” ujarnya, Selasa (17/9).

Usaha yang dapat dilakukan untuk tetap bertahan di pasar adalah memberikan kepercayaan pada konsumen. Caranya, dengan menampilkan berbagai macam portofolio hasil riasan. Tujuannya agar konsumen semakin mantab dengan beragam referensi rias. Karena tren yang sedang terjadi adalah konsep riasan minimalis dengan sentuhan yang tampak tidak terlalu tebal dan berat. “Bisa ngeblend dengan kondisi apapun,” terangnya.

Meski demikian, dirinya akan terus berusaha untuk memberi ciri khusus pada tiap riasan. Harapannya, orang yang memesan jasanya merasa tidak sedang memakai riasan. Kesan natural ini tentu akan menabrak pakem rias apabila diaplikasikan pada pernikahan. Namun, lagi-lagi pemerintaan konsumen yang tidak ingin ribet. “Akhirnya ya beda banget,” ujarnya.

Tren ini booming dari awal 2019. Waktu itu tren minimalis hadir sebagai tandingan pada riasan-riasan yang sudah lama bertahan. Hingga saat ini permintaan riasan dengan gaya seperti itu semakin marak untuk berbagai keperluan. Kesan natural akan berhasil apabila tidak terlalu membuat konsumen menjadi berubah. (hil/vga)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia