Senin, 09 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ambil Penumpang Offline, Driver Ojol Ditikam Punggungnya dari Belakang

18 September 2019, 01: 47: 37 WIB | editor : Wijayanto

TAK SADAR: Deddy Juniar Rapsodi (insert) masih dirawat di RS Dr Soetomo Surabaya setelah ditikam penumpangnya dari belakang.

TAK SADAR: Deddy Juniar Rapsodi (insert) masih dirawat di RS Dr Soetomo Surabaya setelah ditikam penumpangnya dari belakang. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Hati-hati saat melintas di kawasan MERR, Jalan Ir Soekarno, Surabaya, pada malam hari. Gara-gara mengangkut penumpang offline, pengendara ojek online (ojol) ini diduga menjadi korban begal di dekat Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), Jalan Ir Soekarno, Mulyorejo, Surabaya.

Deddy Juniar Rapsodi, 22, warga Jalan Ikan Cakalang, Desa Tambakrejo, RT 3 RW 4, Waru, Sidoarjo, ditikam oleh penumpangnya di bagian punggung kanan. 

Korban yang berontak mengalami luka hingga tembus ke paru-paru. Akibatnya hingga kemarin korban masih tidak sadarkan diri di RSUD dr Soetomo Surabaya. "Kondisi adik saya sangat parah," kata Tomy, kakak korban, saat ditemui Selasa (17/9).

Tomy menuturkan, saat kejadian adiknya baru saja mengantarkan seorang penumpang ke Kapas Krampung, Tambaksari, Surabaya. Dia kemudian pulang melalui Jalan Ir Soekarno alias MERR. Tiba-tiba ada seseorang yang meminta driver ojol ini untuk mengantarkan ke suatu tempat di kawasan MERR. 

Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba penumpang ini menikam korban dengan senjata tajam (sajam). "Langsung ditusuk dengan pisau di bagian punggung kanan," terangnya.

Korban yang kesakitan sempat berontak dan melawan pelaku. Merasa tidak aman, pelaku langsung melarikan diri. Sepeda motor korban tidak berhasil dibawa, begitu juga uang atau tas milik korban.

Korban yang kesakitan menuju ke RSIA yang tak jauh dari lokasi. Korban juga sempat meminta pertolongan komunitas ojol serta menelepon keluarganya. "Adik saya langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo setelah kejadian. Dia belum sadar sekarang," terang Tomy.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Mulyorejo Ipda Mulyono mengonfirmasi adanya kejadian di kawasan MERR tersebut. Penusukan itu terjadi pada Minggu (15/9) malam sekitar pukul 23.00. Polisi juga sudah melakukan penyelidikan ke lokasi dan meminta keterangan beberapa saksi mata. 

Menurut dia, korban memang masih dirawat intensif karena luka tusuk yang dideritanya. Dia belum bisa memastikan pelakunya begal atau terkait hal lain. "Barang korban tidak hilang. Ini masih kami selidiki pelakunya," ujar Ipda Mulyono. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia