Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Sehari, Dua Pemotor Tewas Terlindas Truk

17 September 2019, 23: 11: 30 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Petugas Laka Lantas Satlantas Polres Gresik dibantu warga mengevakuasi tubuh M. Muslih ke mobil jenazah.

EVAKUASI: Petugas Laka Lantas Satlantas Polres Gresik dibantu warga mengevakuasi tubuh M. Muslih ke mobil jenazah. (MUHAMMAD FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terus terjadi di wilayah Gresik. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari ada dua kecelakaan yang menyebabkan dua orang pemotor tewas di tempat. Mereka tewas setelah tubuhnya terlindas truk.

Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Raya Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, Senin (16/09) sekitar pukul 15.00. Dalam musibah ini, Muhammad Muslih, 37, warga RT 05/RW 02, Desa Tempel, Kecamatan Krian Sidoarjo, tewas setelah terlibat senggolan dengan truk gandeng nopol AG 8861 UP yang dikemudikan Muntiono, 52, warga Desa Tuliskriyo RT 05 RW 02 Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Peristiwa tersebut bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor honda Megapro nopol W 4231 YC ini berusaha mendahului truk dari sisi sebelah kiri. Nahas, karena setir motor korban terlalu dekat dengan ban truk, sepeda motor yang dikendarai oleng dan korban terjatuh di kolong truk. 

“Pada saat bersamaan sopir truk tidak mengetahui apabila ada sepeda motor yang terjatuh. Seketika itu juga tubuh korban terlindas dan membuat nyawanya tidak bisa diselamatkan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya.

Kecelakaan kedua terjadi di Jalan Raya Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan. Dalam musibah ini, Purnomo, 30, warga Desa Sambongrejo RT 15/RW 04 Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro pengendara sepeda motor Honda Scoopy nopol S 2601 BL tewas mengenaskan usai menabrak truk yang melaju dari arah berlawanan.  

Yossy mengungkapkan, dalam musibah tersebut korban diduga kurang berhati-hati saat berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya. Saat korban berusaha menyalip kendaraan dari sisi sebelah kanan dari arah berlawanan muncul sebuah truk gandeng nopol AG 8180 UG yang dikemudikan Suparno, 48, warga Desa Pagu RT 10 RW 02 Kecamatan Wates Kediri. 

“Saat menyalip korban sepertinya tidak memperhatikan arah depan sehingga melewati markah. Pada saat bersamaan muncul truk dari arah berlawanan sehingga kedua kendaraan terlibat benturan keras hingga membuat nyawa pengendara sepeda motor tidak bisa diselamatkan,” imbuhnya.

Yossy menyebut seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di pos laka lantas Satlantas Polres Gresik. Pihaknya juga telah meminta keterangan para supir truk yang terlibat kecelakaan.

“Untuk seluruh jenazah korban tewas sudah kami bawa ke RSUD Ibnu Sina. Kami menghimbau kepada para pengendara roda dua agar selalu berhati-hati dalam berkendara,” tandasnya. (fir/rof)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia