Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Polda Jatim Gandeng Ribuan Netizen

Saring sebelum Sharing untuk Tangkal Berita Hoaks

17 September 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

TANGKAL HOAKS: Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermewan melenggang di antara ribuan netizen di acara bertajuk Sinergitas Polda Jatim dengan Warga Net unt

TANGKAL HOAKS: Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermewan melenggang di antara ribuan netizen di acara bertajuk Sinergitas Polda Jatim dengan Warga Net untuk Jogo Jawa Timur. (ISTIMEWA)

Share this      

Kepolisian Daerah Jawa Timur mengumpulkan ribuan netizen dari seluruh penjuru Jawa Timur di Mapolda Jatim, kemarin (16/9). Hal itu dilakukan untuk menangkal berita hoaks yang akhir-akhir ini makin berseliweran dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

MUHAMMAD MAHRUS/Wartawan Radar Surabaya 

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, ribuan netizen yang hadir merupakan mitra Humas Polda Jatim yang selalu memberikan pemberitaan yang menyejukkan di media sosial (medsos). "Ini adalah mitra-mitra Polda Jatim di bidang humas yang selalu memberikan pemberitaan yang sangat menyejukkan melawan hoaks, berita bohong," ujarnya kepada wartawan di Mapolda Jatim, Senin (16/9). 

Luki melanjutkan, diakuinya berita bohong selalu ada. Untuk meng-counter berita tersebut, netizen Jawa Timur yang sangat membantu polisi, melawan berita tidak benar itu melalui medsos. 

Seperti belakangan ini, berita yang sangat berseliweran di medsos disertai hoaks, terkait Papua dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Namun, menurut Kapolda, di Jawa Timur netizen tidak ikut menyebarkan berita tidak benar itu. Malah bersikap sebaliknya, kompak melawan berita-berita hoaks. "Saya berharap netizen bisa terus menyampaikan hal tentang Jatim, khususnya penyampaian hal positif sehingga ini bisa menjadi role model percontohan bagi provinsi-proninsi lain," tegasnya.

Jenderal polisi bintang dua itu juga menyampaikan, sudah banyak Polda lain, di provinsi lain, mengikuti apa yang dilakukan Polda Jatim untuk menjaga kedamaian Jatim demi keutuhan NKRI. "Inilah Jawa Timur. Makanya kita jogo Jawa Timur dengan kegiatan silaturahmi, cangkrukan. Karena ini hal sangat baik dan terus kita lakukan. Semacam diskusi kelompok-kelompok netizen," tandasnya.

Acara ngobrol dengan netizen itu dikemas dikemas dalam tajuk Sinergitas Polda Jatim dengan Warga Net untuk Jogo Jawa Timur. Acara itu digelar di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengapresiasi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera atas kinerjanya memerangi berita hoaks, SARA, dan berita bohong lainnya di medsos.

Lalu, berita hoaks apa saja yang mampu dilawan netizen? Kapolda menyebut ada berbagai macam berita hoaks di dunia maya. Dengan adanyanya warganet ini, Kapolda Jatim merasa terbantu karena mereka menyampaikan informasi yang sebenarnya. "Ini semua berita hoaks kan masih terus ada, dari segala permasalahan-permasalahan yang ada. Ini selalu ada berita-berita yang kurang pas dan inilah mereka mereka yang membantu kami dalam penyampaian berita-berita yang sebenarnya dan saya sangat bertemakasih. Ini sudah ada komunitasnya dan ada grupnya antara Polres satu dengan Polres lain semuanya terintergrasi," tandasnya.

Di kesempatan yang sama, Kapolda Jatim berharap para warganet bisa memerankan tugasnya dengan baik. Misalnya, dengan menyaring apa pun informasi di dunia maya sebelum di-sharing atau dibagikan. "Tadi sudah saya sampaikan untuk bisa mengumpulkan yang lebih banyak lagi sehingga Jawa Timur bisa dijaga melalui para netizen terhadap berita-berita yang kurang pas," pungkasnya. (*/opi)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia