Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Warga Tambak Mayor Ditodong Celurit, Ponsel dan Uang Amblas

16 September 2019, 18: 06: 43 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Aksi perampasan disertai penodongan terjadi di Jalan Darmo Indah, Surabaya. Korbannya Ahmad Ilham, 19, warga Tambak Mayor III, Surabaya. Korban kehilangan sebuah ponsel merek Oppo. Sedangkan seorang temannya kehilangan ponsel serta dompet berisi uang Rp 400 ribu.

Kakak sepupu korban, Ahmad Zainul bercerita, kejadian bermula saat Ilham hendak pulang usai ngopi di kawasan Manukan, Tandes. Korban saat itu bersama seorang temannya mengendarai motor Yamaha Vixion berboncengan. Awalnya korban melaju pelan. Dia tidak curiga lantaran setiap malam Minggu biasa lewat jalan tersebut.

Namun, suasana mendadak berubah. Ketika perjalanan tiba sampai di Jalan Darmo Indah (sekitar pom bensin) tiga motor memepet dan menghadang laju motor korban. "Pelaku enam orang menggunakan tiga motor langsung memecok motor adik sepupu saya," ujar Ahmad.

Setelah itu, empat pelaku berhelm teropong mendekati korban. Dua pelaku mengeluarkan celurit dan menodongkan ke leher korban. "Pelaku langsung minta dompet dan HP," tuturnya.

Karena ketakutan, korban lalu memberikan ponsel. Sementara teman korban lain memberikan dompet berisi uang Rp 400 ribu dan ponselnya. "Pelaku masih muda, kata adik saya. Mereka memakai motor matic, tapi lupa nomor platnya," sebut Ahmad, pria asal Bojonegoro itu.

Sukses mendapatkan dompet dan ponsel, kawanan pelaku melarikan diri ke arah timur. Sementara korban yang ketakutan langsung tancap gas pulang ke rumah dan mengadu ke orang tuanya. "Motor dan dompet adik sepupu saya aman. Kejadiannya sangat cepat," katanya. Korban masih syok dan belum melapor ke polisi. (rus/rud)





(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia