Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bersihkan Mesin Penghancur Plastik, Pekerja Ini Tewas Mengenaskan

16 September 2019, 17: 56: 50 WIB | editor : Wijayanto

OLAH TKP: Polisi menyelidiki kasus kecelakaan kerja di UD Sari Jaya Plastik, Jalan Wonosari Lor, Surabaya.

OLAH TKP: Polisi menyelidiki kasus kecelakaan kerja di UD Sari Jaya Plastik, Jalan Wonosari Lor, Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Seorang karyawan daur ulang plastik tergiling mesin penghancur plastik, Sabtu (24/9) malam. Mohamad Mahrus, 27, warga Kecamatan Tragah, Bangkalan, Madura, ditemukan meninggal dunia di dalam mesin penggilingan plastik.

Saat itu korban hendak membersihkan mesin. Namun, nahas, saat itu mesin belum sepenuhnya berhenti. Korban pun langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Insiden tragis ini bermula ketika pabrik daur ulang plastik UD Sari Jaya Plastik di Jalan Wonosari Lor, Semampir, Surabaya Utara, hendak tutup. Mahrus dan dua karyawan lain selalu membersihkan mesin penggilingan plastik di pabrik tersebut sebelum pulang.

Kedua teman korban membersihkan bagian depan, sementara korban hendak membersihkan bagian dalam mesin. "Korban mematikan mesin terlebih dulu seperti biasanya," kata Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus.

Namun, sorban diduga tergesa-gesa dan tidak menunggu mesin penggilingan berhenti sepenuhnya. Ia nekat masuk ke dalam mesin berukuran besar yang masih bergerak tersebut.

Tak lama setelah korban masuk, kedua temannya mendengar teriakan "Ya Allah" sangat keras dari dalam mesin. Kedua teman korban langsung berlari karena tahu korban berada di dalam mesin tersebut.

"Saat kami periksa, kondisi mesin memang sudah dalam keadaan off. Kemungkinan saat itu korban tidak memperhitungkan jika mesin masih bekerja dan belum sepenuhnya berhenti," ungkapnya.

Saat kedua saksi membuka tutup mesin, mereka sontak terkejut melihat korban sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Mereka memberitahu pemilik pabrik daur ulang plastik ini yakni H. Makmun.

Mendapat kabar tersebut, pihak pabrik langsung menghubungi kepolisian. Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus datang ke lokasi dan memanggil tim Inafis Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Kami masih pasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasus kecelakaan kerja ini penanganannya kami serahkan ke Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia