Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kemarau Hingga Oktober, Pasokan Air Bersih BPBD Tak Mencukupi

15 September 2019, 08: 34: 26 WIB | editor : Wijayanto

ATASI KEKERINGAN: Petugas BPBD Kabupaten Gresik mendistribusikan air bersih ke rumah warga.

ATASI KEKERINGAN: Petugas BPBD Kabupaten Gresik mendistribusikan air bersih ke rumah warga. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

GRESIK - Air bersih yang disiapkan pemerintah untuk mengantisipasi kekeringan dipastikan tak cukup hingga akhir Oktober. Buktinya, Badan Penanggulan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Gresik sudah kewalahan.

Saat ini, BPBD  sudah menyiapkan seribu tanki air dan kini sudah 460 tangki yang didistribusikan ke desa-desa. 

Kepala BPBD Gresik Tarso Sugito mengatakan, berdasarkan perkiraan BMKG,  kemarau terjadi hingga Oktober. "Pasti kurang (persediaan air) karena tidak setiap hari desa yang sama mendapat air. Tapi kami pastikan sudah semua desa terdistribusi,” ujarnya.

Saat ini, proses pendistribusian air bersih dilakukan setiap hari. Dalam sehari, BPBD mendistribusikan 10 tangki ke sejumlah desa secara terjadwal.

Pasokan itu dibagi ke-59 desa di delapan kecamatan. “Jika dikalkulasi hingga puncak musim kamarau, tentunya pasokan itu tak cukup,” ungkap Tarso. 

Menurutnya, kebutuhan air bersih satu hari per orang sekitar  60 liter. Setiap distribusi itu, jatahnya per kartu keluarga (KK). Tergantung jumlah anggota keluarga tersebut. “Tinggal dikali 60 liter per jumlah anggota keluarga,” ucapnya.

Data BPBD menyebutkan, di 59 desa terdampak itu ada 33.372 KK dan 129.774 jiwa. Artinya, dibutuhkan air bersih 7,7 juta liter per hari. Sedangkan 1.000 tangki yang disiapkan itu hanya berkapasitas 5 juta liter. “Tentunya tak cukup,” ungkapnya. 

Pihaknya berupaya melakukan antisipasi kekurangan air. BPBD melakukan pengiriman terus meski 1.000 tangki sudah habis. "Kami akan mengajak perusahaan untuk berpartisipasi,” imbuhnya.

Proses pendistribusian air bersih terakhir dilakukan BPBD  di Desa Lengkong, Cerme; Desa Lampah, Kedamean; dan Desa Cermen, dan Kedamean. (yua/han)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia