Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Peduli Lingkungan, PLN Berikan Pelatihan Ecopreneur Pengolahan Sampah

13 September 2019, 14: 28: 16 WIB | editor : Wijayanto

PEDULI: Perwakilan PT PLN (Persero) UIP JBTB II, Nikita menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan peserta program Sustainability Living Ecopreneur School 2019, di SMPN 19 Surabaya, Kamis (12/9).

PEDULI: Perwakilan PT PLN (Persero) UIP JBTB II, Nikita menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan peserta program Sustainability Living Ecopreneur School 2019, di SMPN 19 Surabaya, Kamis (12/9). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Kepedulian PLN terhadap lingkungan kembali disalurkan melalui penyerahan bantuan yang diberikan berupa pelaksanaan program Sustainability Living Ecopreneur School 2019 yang secara simbolis diserahkan pada Kamis (12/9).

Bantuan yang diberikan berupa pelatihan pengolahan sampah di sekolah masing-masing dengan perlengkapan pengolahan sampahnya berupa komposter, biopori, serta pengolah daur ulang kertas. Nantinya dari pengolahan sampah tersebut akan kembali diolah oleh siswa untuk berlatih menjadi ecopreneur.

Ada delapan belas sekolah dasar negeri yang berada di wilayah kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Mulyorejo sebagai pelaksana program.

RECYCLE: Siswa mendengarkan dengan seksama penjelasan dari tim PLN Peduli tentang bagaimana cara mengolah sampah menggunakan komposter.

RECYCLE: Siswa mendengarkan dengan seksama penjelasan dari tim PLN Peduli tentang bagaimana cara mengolah sampah menggunakan komposter. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Setiap sekolah nantinya akan dipimpin oleh siswa yang didaulat menjadi eco ranger, yaitu siswa yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap pengelolaan kelangsungan program pengolahan sampah disekolahnya.

“Kegiatan ini merupakan program PLN Peduli di bidang lingkungan yaitu membina kepedulian siswa dalam pengelolaan lingkungan dan pengolahan sampah di masing-masing sekolah yang berada pada wilayah sekitar proyek PLN” ujar Ratih Kusuma Dewi, Senior Manager Pertanahan & Komunikasi PT PLN (Persero) UIP JBTB II.

“Lebih lanjut lagi, nantinya siswa ini dapat memanfaatkan pengolahan sampah di sekolahnya untuk kemudian berlatih menjadi enterpreuneur di bidang lingkungan atau lebih dikenal ecopreneur di sekolah masing-masing” lanjutnya.

Pada pelaksanaannya, pelatihan dan pendampingan dilakukan secara intensif untuk melihat perkembangan pada setiap sekolah. Pada sekolah yang perkembangannya signifikan, akan dikembangkan lagi proses biogas dari pengelolaan sampah yang telah dilakukan.

“Kami akan berikan pendampingan yang intensif kepada tiap sekolah pelaksana program, hingga nantinya sekolah telah siap menjalankan programnya dengan mandiri” papar Ratih.

Selain pelatihan yang diberikan untuk siswa dan guru sebagai pendamping pelaksana program, PLN juga memberikan sebanyak masing-masing dua puluh pohon untuk setiap sekolah dan ditanam guna mewujudkan suasana asri sebagai upaya penghijauan sekolah.

Di wilayah proyek SUTT 150 kV Surabaya Selatan – Kalisari sendiri, PLN Peduli telah menyampaikan bantuan sebagai bentuk kepedulian tanggung jawab sosial perusahaan untuk warga, utamanya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam lingkup yang luas, seperti penanaman pohon untuk penghijauan lingkungan serta instalasi pengairan untuk tanaman di Taman Harmoni, bantuan untuk sarana ibadah, juga bantuan fasilitas pendidikan dan fasilitas umum, serta renovasi Balai Pertemuan untuk beberapa Rukun Warga (rul/nin)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia